Plt Bupati Kunjungi Keluarga Ani TKW yang Meninggal di Jordania

Plt Bupati Kunjungi Keluarga Ani TKW yang Meninggal di Jordania

RADARCIANJUR.com – -Plt Bupati Cianjur Herman Suherman menjenguk keluarga almarhum Ani, tenaga kerja wanita (TKW) asal Naringgul yang meninggal setelah sembilan tahun tanpa kabar saat bekerja di Yordania.

Dalam kesempatan itu, Herman disampingi sejumlah pejabat dan muspika setempat. Diantaranya Plt Kepala Dinas Sosial, Camat Naringgul, Kapolsek Naringgul dan Danposmil Naringgul.

Herman atas nama Pemkab Cianjur menyatakan duka dan keprihatinan atas kejadian yang menimpa Ani dan keluarganya itu. Terlebih, dari kabar yang diterimanya, korban selama bekerja tidak menerima gaji.

Karena itu, kejadian ini, harus dijadikan cerminan bagi masyarakat lainnya agar lebih berhati-hati dan waspada ketika memutuskan mencari nafkah di negeri orang sebagai tenaga kerja Indonesia (TKI).

“Harus tertib dulu administrasinya, yang jelas (dokumennya), baru kita berangkat,” katanya.

Selain itu, masyarakat juga jangan mudah percaya apalagi jika ada pihak yang menawarkan beragam iming-iming yang menggiurkan. Pasalnya, jika iming-iming yang dijanjikan cukup banyak, maka patut dicurigai.

“Jangan mau diimingi-imingi oleh seseorang yang mengambil keuntungan dari pihak yang mau bekerja di luar negeri sebagai TKI,” imbaunya.

Herman berharap, ke depan, jangan sampai kejadian serupa terulang lagi di Kabupaten Cianjur. “Terus terang saja saya sayang kecewa dan prihatin. Maka itu harus jangan sampai kejadian seperti ini terulang lagi di Kabupaten Cianjur,” tegasnya.

Sementara, terakit hak-hak almarhumah, Herman berjanji akan berupaya membantu “Nanti kita bicarakan dengan Dinas Tenagga Kerja Dan Transmigrasi (Disnakertrans). Kita akan peroses sesuai Undang-undang Ketenagakerjaan,” janjinya.

Sementara itu Elis (42), salah seorang kakak Ani menyampaikan terimakasih atas kunjungan Herman Suherman.

“Atas nama keluarga mengucapkan terimakasih yang sedalam-dalamnya kepada Bapak Bupati dan rombongannya yang telah sudi datang ke rumah kami untuk mengucapkan belasungkawa,” tuturnya.

Pihaknya berharap, dengan kedatangan Herman itu, hak-hak almarhum berupa gaji dan asuransi bisa mendapatkan kejelasan.

“Alhamulilah jika nantinya hak-hak adik kami selama bekerja di Yordania bisa dibayarkan,” pungkasnya.(jay)