Hasil K3 Cibodas Percantik Kawasan

RAPIH: Pengecetan di wilayah ODTW Cibodas dilakukan oleh para petugas. FOTO: DADAN SUHERMAN/ RADAR CIANJUR

RADARCIANJUR.com -Pengalokasian hasil retribusi kendaraan di wilayah Objek Daerah Tujuan Wisata (ODTW) Keindahan Ketertiban dan Kebersihan (K3) Cibodas, untuk mempercantik akses menuju lokasi.

Seperti mengecet sejumlah titik di antaranya trotoar jalan, kios beserta atapnya, serta pembenahan kesekretariatan kantor K3 yang dilaksanakan sejak awal pekan ini hingga tuntas seluruhnya.

Koordinator K3 ODTW Cibodas, Adih Saputra mengatakan, pengecetan kios diselaraskan sebagai bentuk keseriusan pengelolaan K3 sebanyak 50 kios dan trotoar jalan sepanjang 200 meter. Hal tersebut dilakukan guna menambah keindahan Objek Daerah Tujuan Wisata yang akan memasuki kawasan Cibodas.

“Ini merupakan inisiatif dan salah satu program K3. Jadi kami melakukan ini untuk dapat terlihat eksistensi adanya K3 itu sendiri,” kata Adih.

Kendati baru satu bulan kegiatan retribusi kendaraan K3 ini berjalan, tetapi menurut Adih, pemanfaatannya mesti direalisasikan dan dibuktikan kepada warga. Hal itu tentu diharapkan ada dampak positif bagi para pengunjung serta pelaku usaha di sekitar ODTW.

“Kami inginkan ada kerjasama serta dukungan dari pihak-pihak terkait yang memang ada hubungannya dengan kepariwisataan yang ada di Cibodas. Karena kawasan Cibodas ini kan cakupan nasional, tetapi belum ada upaya dari dinas-dinas terkait untuk mengelola itu dengan baik,” jelasnya.

Dikatakan Adih, sebelum adanya pengelolaan K3 ini berjalan, biaya operasional seperti pengangkutan sampah, biaya petugas keamanan dan ketertiban, serta kebutuhan kantor sangat minim. Bahkan bisa dikatakan sangat kewalahan.

“Bayangkan saja, setiap minggunya itu biaya untuk penarikan sampah saja mencapai Rp900 ribu untuk tiga kali akut sampah. Belum yang lainnya, buat operasional para petugas, kadang mesti pinjam atau nombok dulu,” ungkapnya.

Dengan adanya retribusi ini justru sangat membantu bagi operasional dan biaya lain untuk para petugas kebersihan dan keamanan. Sehingga hal tersebut bisa memenuhi biaya-biaya yang sebelumnya kurang terkoordinir.

“Alhamdulillah walaupun belum maksimal, tetapi sudah mulai bisa dikendalikan. Tidak seperti kemarin-kemarin sebelum adanya retribusi kendaraan ini,” ujarnya.

Kedepan, dikatakan Kapten, biasa ia disapa, pengelolaan K3 Cibodas ini akan dikaitkan dengan APBDes. Sehingga ketika telah masuk sistem yang jelas di pemerintah desa, maka semuanya lebih tertata rapi. Baik administrasinya maupun pengalokasian lain.

“Yang jelas kami berharap pengelolaan K3 di Cibodas ini bisa terus terkoordinir baik. Karena pemanfaatannya juga akan jelas terasa. Seperti kebersihan, kini terpelihara, kemudian keamanan pun jelas selalu dijaga, dan ketertiban para pelaku usaha didalamnya pun bisa lebih tertib,” pungkasnya.

(dan)