Plt Bupati Dukung DOB Kota Cipanas

Ilustrasi

RADARCIANJUR.com – Koordinator wilayah dari lima kecamatan, tim riset, struktur inti panitia persiapan daerah otonom baru (DOB) Kota Cipanas, termasuk tokoh pendahulu, mendatangi pendopo Cianjur untuk bertemu Plt Bupati Cianjur, Herman Suherman, Jumat (6/9).

Kedatangan mereka untuk membahas sejauh mana Pemkab Cianjur dalam membahas perkembangan DOB Kota Cipanas yang sudah 30 tahun lebih diwacanakan dan belum terwujud hingga saat ini.

“Alhamdulilah, setelah bertemu, Plt Bupati menanggapi positif. Hanya kemarin miskomunikasi saja saat Kita Cipanas tidak dilaporkan perkembangannya ke provinsi,” kata Ketua Harian Komite Percepatan Pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Kota Cipanas Saeful Anwar.

Menurutnya, komunikasi antara pihaknya dengan Pemkab Cianjur terus dilakukan. Bahkan, ia menyebut Herman sangat terbuka dan tidak menghalangi upaya pemekaran Kota Cipanas.

“Intinya Plt Bupati tidak alergi dengan pemekaran daerah khususnya Kota Cipanas, tinggal teknis persiapan,” ucapnya.

Ia mengatakan, dalam audiensi tersebut pihaknya diminta revisi menyertakan DOB Kota Cipanas dilaporkan kepada gubernur, baik syarat dasar maupun administrasinya.

“Pertama kaitan dengan syarat DOB meminta kajian menyeluruh apakah Cianjur memenuhi syarat menjadi tiga atau dua, tidak berbicara mana yang harus didahulukan, menyeluruh dari berbagai aspek dibahas di pansus. Tahun 2009 sudah dinyatakan layak, akan lebih layak lagi untuk lebih penyempurnaan saat ini,” katanya.

Sementara, Plt Bupati Cianjur Herman Suherman menyambut baik kedatangan panitia DOB Cipanas. Ia meminta maaf jika ada miskomunikasi selama ini.

“Saya mendukung. Silakan berkoordinasi dengan Kabag Pemerintahan, selama sesuai aturan, saya tidak alergi dengan pemekaran,” kata Herman.

Untuk diketahui, pembentukan daerah otonomi baru (DOB) Kota Cipanas telah mendapat jawaban dan keputusan DPRD Kabupaten Cianjur sejak tahun 1999 silam.

Hal itu tertuang sebagaimana Surat Keputusan DPRD Kabupaten Cianjur, No. 06/DP.172/SK/1999, tentang Persetujuan DPRD Kabupaten Cianjur atas Rencana Pemekaran Kabupaten Daerah Tingkat II Cianjur, yang ditanda tangani H. Eye Suhanda selaku Ketua DPRD Kabupaten Cianjur pada tanggal 22 Juli 1999.

Terkait DOB Kota Cipanas, lima kecamatan bakal memisahkan diri dari Kabupaten Cianjur. Di antaranya Kecamatan Cipanas, Pacet, Cugeunang, Sukaresmi dan Cikalongkulon.

Di sisi lain, Moratorium DOB hingga saat ini masih belum dicabut pemerintah. Artinya, selama moratorium tersebut belum dicabut, maka tak ada satupun daerah yang bisa melakukan pemekaran. Termasuk Cianjur utara maupun Cianjur selatan.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo menyatakan, hingga saat ini, Kemendagri telah menerima 314 aspirasi yang meminta pemekaran atau DOB. Namun, Indonesia saat sudah memiliki 514 daerah baik di tingkat provinsi hingga kabupaten kota.

“Sudah 314 aspirasi masyarakat, aspirasi tokoh masyarakat, aspirasi daerah, yang minta daerah otonomi baru, sudah 314 baik provinsi maupun kabupaten kota,” kata Tjahjo, Kamis 22 Agustus 2019 lalu.

Dengan jumlah kabupaten/kota yang saat ini sudah berjumlah 514, Tjahjo mengindikasikan sulit untuk merealisasikan DOB.

“Kan enggak mungkin itu, sekarang sudah 514 kabupaten kota, masa mau ditambah 500 lagi,” kata Tjahjo.

(dil)