Alam Sunda Santuni 3.500 Yatim dan Duafa

SOSIAL: Pemilik warung nasi Alam Sunda, Vhandi Adam tengah membagikan santunan kepada Anak Yatim dan Duafa.

RADARCIANJUR.com – Memperingati hari Asyura 10 Muharram 1441 Hijriyah, Alam Sunda yang merupakan warung nasi ternama menggelar santunan kepada 3.500 Anak Yatim Piatu dan Duafa yang dilaksanakan di halaman rumah pemilik Alam Sunda, Senin (9/9).

Dalam pelaksanaannya tampak antusias dan semangat yang terlihat dari ribuan anak-anak serta duafa di berbagai wilayah di Kecamatan Pacet, Cipanas, Cugenang, dan Sukaresmi.

Pemilik Warung Nasi Alam Sunda, Vhandi Adam mengatakan, sangat bersyukur pada tahun ini bisa melaksanakan kegiatan rutin santunan pada anak yatim serta kaum duafa. Sekitar 3.500 anak yatim dan duafa.

“Alhamdulillah untuk tahun ini kami bisa lebih dari tahun lalu untuk memberikan santunan ini. Jika dibandingkan dengan tahun kemarin hanya mencapai 1.500 yatim dan duafa,” tuturnya disela-sela acara, kemarin.

Sejumlah komunitas sosial yang telah biasa membantu setiap penyaluran santunan yakni, Perisai Langit, Sedekah Rombongan, dan juga dari Istana KSJ turut membantu aksi sosial tahun ini.

“Alhamdulillah sekali di setiap tahunnya selalu diberikan amanah harta dari Allah SWT. Hanya yang paling terpenting bahwa saya sebagai putra daerah berharap aksi sosial ini bisa diteruskan dan diikuti oleh pengusaha lain yang ada di Cianjur,” kata Vhandi.

Sebagai pengusaha sukses dan berjiwa sosial yang sangat tinggi, Kang Haji Vhandi biasa ia disapa, ketika ditanya untuk berpolitik, ia jawab belum bisa memastikan. Hanya saja sebagai pengusaha di Cianjur, ia mengatakan, bahwa masing-masing manusia itu memiliki keahlian dan jalan kehidupan yang beragam.

“Kalau saya berfikir, sebagai pengusaha itu ketika akan berbuat sesuatu untuk sesama, tidak ribet. Berbeda ketika di pemerintahan, pasti ada prosedur yang harus ditempuh. Makanya saya memilih fokus jadi pengusaha saja, karena memang ingin membantu masyarakat tanpa ribet,” jelasnya.

Vhandi mengungkapkan, saat ini setelah sering melakukan kegiatan sosial bersama para komunitas di Cipanas khususnya, merasakan ada kelembutan hati, dan dijauhkan dari sifat sombong. Karena menurutnya, harta itu adalah titipan Allah SWT. Ketika disedekahkan tidak akan berkurang, bahkan tidak akan merugi.

“Saya sangat bersyukur sekali. Mudah-mudahan usaha saya ini terus bisa bermanfaat, dan doakan saya juga oleh warga Cianjur, agar bisa semakin banyak dan semakin memberi manfaat. Intinya doakan kami sekeluarga bagaimana menjadi orang baik,” pungkasnya.(dan)