Taman Bunga Nusantara Diserbu Warga

Taman Bunga Nusantara

RADARCIANJUR.com – Puluhan ribu pengunjung dari berbagai daerah tumpah ruah memadati objek wisata Taman Bunga Nusantara (TBN), Desa Kawungluwuk, Kecamatan Sukaresmi, Rabu (11/9) kemarin.

Para pengunjung sangat antusias mendatangi salah satu destinasi wisata unggulan di Cianjur itu. Pasalnya, tiket masuk khusus pada hari ulang tahun TBN yang ke-24 tersebut digratiskan.

Berdasarkan pantauan Radar Cianjur, nampak warga berbagai usia memadati areal TBN dan jalan-jalan menuju kawasan wisata yang memiliki beragam tanaman bunga tersebut.

Momen itu juga menarik ratusan pedagang dari berbagai daerah menjajakan dagangannya dengan harapan bisa meraup untung. Mulai dari sovenir, pernak-pernik handphone, kuliner, fashion, dan lain sebagainya yang berjajar di sepanjang akses jalan menuju lokasi.

Ujang (45), salah seorang pedagang sovenir handphone asal Cianjur mengaku, dirinya setiap tahun dalam peringatan HUT TBN ini selalu ikut berjualan. Pasalnya, keuntungan yang didapat bisa tiga kali lipat dari biasanya.

“Alhamdulillah kang, kalau ada rezekinya itu berjualan setiap tahun disini (Taman Bunga Nusantara, red) bisa meraup untung hingga satu juta,” kata Ujang sembari sibuk menawarkan barangnya, kemarin.

Menurutnya, walaupun keuntungan dari berjualan di TBN ini cukup besar, tetapi pengeluaran pun lumayan seimbang. Ia mengatakan, untuk membayar lapaknya saja berkisar Rp100 ribu hingga Rp150 ribu, belum termasuk pengelolaan sampah.

“Memang gak setiap saat juga sih kang jualan di sini. Tapi Alhamdulillah bisa untuk kebutuhan di rumah,” ujarnya.

Sementara itu, seorang pengunjung asal Sukabumi, Siti (35) mengaku, dirinya datang ke TBN ini mulai berangkat dari jam 06.00 pagi, bersama keluarga. Ia datang sengaja, sebab ada informasi bahwa tiket masuk ke TBN itu digratiskan.

“Saya menikmati liburan bersama keluarga. Meskipun capek, jauh, dan berdesak-desakan, tetapi senang saja bisa masuk gratis,” kata Siti.

Diakuinya, hanya satu kali dalam setahun masuk ke TBN ini gratis, sehingga kesempatan emas tersebut tidak dilewatkannya.

“Ternyata bukan saya saja dari Sukabumi yang datang ke TBN, ada juga dari Bandung, Bogor, Jakarta, dan daerah lainnya,” kata dia.

Ibu dua anak ini, hampir setiap tahunnya memanfaatkan liburan gratis bersama keluarganya. Bagi Siti, liburan ini bisa menghibur sekaligus makan bareng dan berswafoto atau selfi.

“Sebenarnya hanya ingin makan bareng saja, dan selfi-selfi gitu. Di TBN kan banyak sfot yang bagus buat di upload di medsos, walaupun sudah punya anak, tapi tetep harus eksis kang,” ungkap Siti.

Ia berharap jika ada waktu tahun depan, dirinya bisa kembali lagi berkunjung ke TBN. Hanya saja, yang agak dikesalkan menurut Siti, beberapa akses jalan menuju ke TBN itu disatu arahkan. Sehingga ia mesti jalan kaki sejauh beberapa kilometer.

“Karena saya itu gak pake motor kang. Jadi pulang pergi pun dari arah pertigaan menuju TBN mesti jalan kaki,” ujarnya.

(dan)