Alhamdulillah, Keluarga Almarhum Ipda Erwin Terima Bantuan Rumah

Kapolda Jabar Irjen Pol Rudy Sufahriadi melakukan gunting pita saat menyerahkan rumah kepada keluarga almarhum Ipda Erwin Yuda Wildani. Foto Fadilah Munajat/ Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Barat menyerahkan santunan berupa rumah tipe 36 di perumahan Catur SIWI, Desa Nagrak, Kecamatan Cianjur kepada keluarga almarhum Ipda Erwin Yuda Wildani polisi yang tewas terbakar.

Penyerahan bantuan tersebut dilakukan secera simbolis oleh Kapolda Jabar Irjen Pol Rudy Sufahriadi kepada keluarga almarhum, Kamis (12/9).

Istri almarhum, Sukarni (46) mengaku terharu mendapat kejutan pemberian sebuah rumah dari Kapolda.

“Saya tak menyangka diberi kejutan sebuah rumah, terima kasih telah memberi tempat tinggal bagi kami,” kata Sukarni ditemui setelah penyerahan kunci dan sertifikat rumah.

Sukarni mengatakan, semoga kebaikan Kapolda Jabar dibalas oleh Allah SWT.

Sementara itu, Plt Bupati Cianjur Herman Suherman mengapresiasi pemberian Kapolda untuk keluarga almarhum Ipda Erwin.

“Tugas Polri mengayomi, tentunya Pemkab Cianjur akan mendukung langkah aparat Polri dalam melaksanakan tugas, kami menyampaikan ucapan terimakasih kepada Kapolda atas bantuan rumah untuk keluarga almarhum Ipda Erwin Yuda, pemkab akan memberikan beasiswa untuk anak kedua Ipda Erwin, dan menjadikan karyawan di instansi Pemkab Cianjur untuk anak sulung almarhum,” kata Herman.

Irjen Pol Rudy Sufahriadi mengatakan, hari ini merupakan sejarah mengenang jasa almarhum Ipda Erwin Yuda Wildani.

“Jasanya akan dikenang, kami menyerahkan rumah tak sebanding dengan pengorbanan almarhum, proses hukum penyidikan sudah dilakukan dan kami akan tegakan aturan, semoga kejadian ini untuk terakhir kali menimpa anggota Polri,” ungkapnya.

Kapolda menyebutkan, peristiwa tersebut pertama terjadi di lingkungan Polri dimana pengamanan unjuk rasa berbuntut korban dari Polri.

“Semoga bisa menjadi berkah dan terbaik bagi semua, semoga keluarga almarhum berkenan menerima pemberian kami,” ujar Kapolda.

Lanjut Kapolda hingga saat ini tersangka yang menyebabkan Ipda Erwin Yuda terbakar saat mengamankan unjuk rasa masih berjumlah lima orang. “Tersangka tidak bertambah, kami masih melakukan pemeriksaan,” terangnya.

Menurutnya, semua tersangka dikenakan hukum dan aturan yang berlaku dna semua proses pemeriksaan masih dilakukan oleh Polres Cianjur.

Ia berharap kejadian tersebut menjadi yang terakhir kali dan tak adalagi unjukrasa yang berbuntut korban jiwa. “Ini kejadian pertama di lingkungan Polri ada unjuk rasa yang berbuntut terbakarnya anggota polisi yang mengamankan,” kata Kapolda.

Kasatreskrim Polres Cianjur AKP Budi Nuryanto mengatakan setelah melakukan pemeriksaan dan menetapkan lima tersangka, pihaknya tak menemukan adanya keterlibatan aktor intelektual dalam aksi unjuk rasa yang menyebabkan Ipda Erwin terbakar.

“Sejauh ini kami tak menemukan adanya aktor intelektual dalam aksi unjuk rasa yang berbuntut terbakarnya anggota polisi,” kata Budi.

Budi mengatakan, setelah berkas pemeriksaan selesai pihaknya akan menyiapkan rekonstruksi sebelum melimpahkan kasus tersebut kepada kejaksaan.

“Dalam waktu dekat setelah selesai pemeriksaan berkas, kami berencana melakukan rekonstruksi untuk melengkapi berkas sebelum kami limpahkan kepada pengadilan,” kata Budi.

(dil)