Disdikbud Cianjur Terapkan Pendidikan Anti Korupsi

ANTUSIAS: Sejumlah siswa SDN Cikaret 1 saat mengikuti pembelajaran anti korupsi.

RADARCIANJUR.com – Guna meningkatkan kualitas pendidikan khususnya di Kabupaten Cianjur, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Cianjur menerapkan program pelajaran bahasa asing serta pendidikan anti korupsi pada jenjang Sekolah Dasar (SD) dan jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Cianjur, Otting Zainal Muttaqin mengatakan, tak hanya bahasa asing saja, Disdikbud pun menerapkan bahasa daerah ke tiap- tiap sekolah. Hal itu bertujuan agar anak dapat mengenal bahasa ibu, karena selama ini jika diperhatikan banyak anak yang sudah lupa dengan bahasa ibu atau bahasa daerah.

“Oleh karena itu, kami gencarkan kembali program bahasa tersebut agar anak nantinya dapat mengetahui bahasa ibu sendiri melalui program sekolah,” ujarnya.

Ia memaparkan, memang tidak dipungkiri bahasa asing sudah diterapkan di beberapa sekolah, tetapi dalam hal ini apakah sekolah sudah menggunakan bahasa asing tersebut atau tidak kepada siswa, itu semua kembali melihat kemampuan guru juga dalam menggunakan bahasa asing tersebut.

Selain itu, Disdikbud pun akan menerapkan program pendidikan karakter ke tiap sekolah dengan beberapa materi. Seperti materi anti korupsi kedalam mata pelajaran di sekolah. Mengingat peraturan bupatinya suda keluar terkait mata pelajaran anti korupsi tersebut.

Penerapan pendidikan karakter disekolah sangat ditinggikan. Alasannya, karena pendidikan karakter ini sangat berkaitan dengan mata pelajaran di sekolah, misalkan anak sudah konsentrasi terhadap pendidikan karakter maka secara tidak langsung akan konsentrasi pada mata pelajaran apapun disekolah.

“Biasanya anak jika sudah memiliki karakter ataupun keahlian suka ditonjolkan, misalkan mereka memiliki keahlian dibidang seni, matematika serta lainnya,” katanya.

Oting menambahkan, penarapan mata pelajaran anti korupsi diterapkan sejak dini bertujuan agar anak dapat mengetahui materi- materi yang ada kaitannya dengan anti korupsi, seperti aturan yang melarang tentang korupsi, bahaya dari melakukan korupsi dan lainnya. Sehingga anak kelak sudah dewasa dan menjadi seorang pejabat tidak akan melanggar aturan.

“Karena mereka diajarkan sejak dini mengenai anti korupsi ini. Sehingga nantinya dapat menjadi bahan renungan mereka jika sudah mengerti tentang mata pelajaran tersebut dan menjadi seorang pejabat untuk lebih berhati-hati lagi dalam bertindak,” katanya.

(riz)