Peternakan Ayam Cisarandi Sudah Disegel Tapi Masih Beroperasi

Peternakan ayam di Desa Cisarandi, Warungkondang masih beroperasi meski sudah dilakukan penyegelan. Foto Fadilah Munajat/ Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com – Pasca dilakukan sidak dan penyegelan oleh Plt Bupati Cianjur Herman Suherman, beberapa waktu lalu, peternakan ayam petelur di Desa Cisarandi, Kecamatan Warungkondang milik warga negara asing yang belum melengkapi izin masih tetap beroperasi.

Pantauan dilokasi, (12/9) selembar stiker segel pengawasan terpasang di pintu gerbang peternakan ayam petelur di Desa Cisarandi Kecamatan Warungkondang, segel tersebut dipasang Satpol PP Kabupaten Cianjur pada (4/9) lantaran peternakan ayam tersebut belum memiki kelengkapan izin.

Meski belum stiker segel pengawasan terpangpang perusahaan tersrbut melakukan aktifitas produksi tampak para pekerja melakukan aktifitasnya seperti memberi makan ayam dan mengerjakan bangunan peternakan yang belum rampung.

Kepala Desa Cisarandi Endang S membenarkan adanya aktifitas pasca dilakukan sidak dan penyegelan di peternakan ayam petelur yang ada di wilatahnya. “Saya tidak tau apa-apa, masalah penindakan bukan wewenang saya,” singkat Endang.

Kasi Penyidikan, Penyelidikan Dan Penindakan Satpol PP Cianjur Heru Haerulhakim mengatakan, Satpol PP Kabupaten Cianjur telah menghentikan operasi, dan memberikan segel pengawasan sesuai dengan perintah Plt Bupati.

“Kalau untuk aktifitas yang didalam peternakan, kami belum melakukan pengosongan, kalau dia (pemilik peternakan) tetap tidak menempuh proses legalitas perizin baru akan dilakukan pengosongan,” kata Heru.

Menurut Heru, jika langsung dilakukan pengosongan kandang setelah dilakukan penyegelan terlalu beresiko.

“Kalau ayamnya semua mati bagaimana? kalau minta ganti rugi ke kita bagaimana? Kita tidak punya anggaran untuk itu, adapun penyegelan yang kemarin dilakukan hanya untuk pengawasan bukan penutupan,” kata Heru.

(dil)