Gelimang Prestasi Anak Didik Sanggar Lukis Fadli, Tembus Nasional, tak Dianggap Pemkab

BERPRESTASI: Anak-anak dari Sanggar Lukis Fadli sedang mengikuti kegiatan yang diadakan di Alun-Alun Cianjur. FOTO: Hakim/ Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com – Cianjur memiliki banyak potensi, sejatinya. Di Sanggar Lukis Fadli itu, lahir deretan anak-anak yang mampu mengukir prestasi. Bukan saja di level provinsi, tapi juga sudah mampu berbicara di level nasional. Sayangnya, hal itu sama sekali tak membuat Pemkab Cianjur melirikkan matanya untuk menindaklanjutinya. Semua pun hilang tanpa ada kelanjutan.

LAPORAN: Abdul Aziz N Hakim, CIANJUR

Kabupaten Cianjur sangatlah kaya dengan memiliki ribuan prestasi yang sudah ditorehkan dari mulai seni hingga pendidikan. Namun tidak semua prestasi tersebut diketahui banyak orang, seperti halnya yang sudah dilakukan oleh Sanggar Lukis Fadli.

Di sanggar lukis inilah banyak bibit seniman yang tak pernah dilirik bahkan kurang perhatian.

Prestasi tingkat provinsi hingga nasional pernah diraih oleh beberapa anak yang usianya rata-rata lima hingga tujuh tahun. Melukis sendiri memberikan banyak manfaat untuk anak-anak dari mulai melatih konsentrasi hingga meningkatkan kualitas motorik anak.

Tentu dengan hal tersebut bisa melahirkan bibit-bibit prestasi di Kabupaten Cianjur yang bisa dibanggakan, namun ternyata masih ada saja hal yang sangat disayangkan dengan kurangnya perhatian dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur.

Guru Sanggar Lukis Fadli, Fadli Basayef mengatakan, banyak sudah prestasi yang diberikan oleh siswa siswinya mewakili Cianjur di tingkat provinsi hingga nasional. Tapi kebanggaan tersebut hanya dirasakan olehnya sebagai guru seni lukis, namun masih saja kurang diperhatikan untuk anak didiknya.

“Padahal, jika saja pemerintah peka dan memperhatikan tentu ini akan memberikan efek yang sangat luar biasa untuk kemajuan kembang didik anak kedepannya,” ujarnya.

Memang sudah banyak anak didiknya yang sudah berprestasi, tapi tidak untuk sanggar lukisnya yang sudah mendorong untuk bisa berkancah di tingkat lebih tinggi.

Lanjutnya, bahkan pernah pada saat salah satu muridnya menjadi juara di tingkat provinsi malah diakui oleh pihak lain sebagai hasil didikannya. Tapi sanggar tempat berlatihnya dilupakan begitu saja oleh pihak tersebut.

“Ada lah salah satu pihak yang mengklaim hasil didikannya, tapi kita dilupakan begitu saja,” ungkapnya.

Meski demikian, dirinya sangat bangga bisa menghadirkan para seniman muda Cianjur walaupun tak mendapatkan apresiasi bahkan perhatian dari pemerintah.(**)