Ramai-ramai PNS jadi PJS Kades

RADARCIANJUR.com – Delapan anggota Pegawai Negri Sipil (PNS) disumpah dan dilantik Camat Sukaluyu sebagai Pejabat Sementara (PJS) Kepala Desa di Gedung Serbaguna Desa Tanjungsari.

Pengangkatan PJS kades yakni Desa Hegarmanah, Desa Selajambe, Desa Sindangraja, Desa Sukasirna, Desa Sukamulya, Des Tanjungsari, Desa Panyusuhan dan Sukaluyu dilakukan lantaran masa jabatan masing-masing kepala desa definitif telah habis.

Pelantikan dihadiri unsur Forkopimcam, Kaposmil, Kapolsek, Organisasi Pemerintah Daerah (OPD), BPD, LPM, APDESI, ABPEDNas, Tokoh Agama (MUI), Tokoh masyarakat dari masing-masing desa se-Kecamatan Sukaluyu.

Camat Sukaluyu, Agus Supiandi, mengatakan, para PJS yang telah dilantik bisa langsung bekerja karena sesuai dengan tanggal ditetapkannya masa jabatan kepala desa purnabakti yang habis terhitung tanggal 13 September 2019.

“Tugas PJS Kepala Desa tidak jauh berbeda tupoksinya, artinya kinerjanya sama saja namun, salahsatunya tugas PJS adalah mengantarkan pelaksanaan Pilkades serentak tahun 2020 mendatang sampai dilantiknya Kepala Desa Definitif,” ujarnya.

Lanjutnya, PJS kepala Desa dapat merombak atau penggantian perangkat desa selama itu normatif dan selama dibutuhkan. Tetapi, akan lebih baik bila tidak ada perombakan, sebab nantinya akan mengganggu kinerjanya.

“PJS itu ada resiko, terutama dalam menjalankan tugasnya. Sebab mereka memiliki tugas ganda, selain tugas di desa mereka juga perangkat kecamatan. Sehingga mereka konsisten dalam melaksanakan tugas,” terangnya.

Dirinya pun berharap, para PJS dapat melaksanakan tugas sebaik-baiknya, sebagaimana perundang-undangan dan bersikap amanah dalam mengemban tugas yang sangat berat.

“Karena tugas mereka berat dan PJS adalah PNS. Ada hadiah dan hukuman yang akan diberikan dari pemangku kebijakan, bila PJS dapat bekerja maksimal dan menambah poin di desa yang dipimpinnya, salah satunya kenaikan jabatan,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua BPD Kecamatan Sukaluyu, Usep Syukur, menuturkan, ke delapan PJS tersebut hasil seleksi dari panitia seleksi yang dilakukan beberapa bulan lalu. Meskipun ada perubahan tanpa sepengetahuan panitia, namun bisa berjalan aman dan sukses.

“Dari hasil seleksi yang lakukan panitia ada perubahan, diantaranya, satu gugur dan empat orang berubah dari desa yang ditetapkanya. Mungkin ada perubahan dari pemangku kebijakan, tetapi hal itu telah diterima serta tidak dipermasalahkan,” tutupnya.

Di Sukaresmi, lima PNS dilantik menjadi PJS Kades. Camat Sukaresmi Firman Edi menjelaskan ada lima kades yang kali ini dilantik yakni PPJS Kades Cibanteng, Sukamahi, Kawungluwuk, Pakuon, dan Kubang. Menurutnya jabatan kades pjs bukan waktu sebentar, sehingga harus bisa mengisi jabatan dengan baik sesuai aturan dan regulasi yang ada.

“Butuh dukungan semua pihak agar PJS Kades bisa menjalankan tugasnya dengan baik. Seperti sokongan kades yang lama untuk membimbing kades PJs, dan tak lupa juga dorongan TNI/Polri yang ikut monitoring peningkatan desa masing-masing,” terangnya.

Firman mengatakan, kepada setiap PJS Kades, sedianya harus tetap melaporkan pekerjaan jangan hanya lisan, namun tercatat dan tertulis. Sehingga berbagai laporan bisa lebih dipertanggung jawabkan sesuai aturan.

“Administrasi pengelolaan desa harus sesuai dengan aturan, dan kades PJs harus jalankan tugas pokok rutin, dan tambahan tugasnya yakni persiapan untuk Pilkades mendatang,” ujarnya.

Pihaknya sangat mengharapkan para kades PJS bisa menyusun perencanaan seoptimal mungkin. Mereka mesti menjalankan roda pemerintahan dengan baik, seperti pengunaan anggaran pemerintah desa hingga penetapan penetapan Rapbdes 2020.

“Untuk saat ini kades sudah berakhir masa jabatan, sudah mulai menyampaikan laporan pertanggung dan diharapkan kades lainnya bisa segera menyelesaikannya,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Cianjur Kabupaten Cianjur Asep Kusmana mengatakan, saat ini ada 248 desa yang akan dipimpin Kades berstatus Pjs. Namun dalam prosesnya akan dilaksanakan secara bertahap.

“Sudah ada beberapa kecamatan yang sudah dilantik kades pjs yakni Kecamatan Sukaluyu, Pasir Kuda, Pagelaran, Sukaresmi, Cilaku, Warkondang Gekbrong, Mande, dan beberapa kecamatan lainnya akan menyusul,” jelasnya.

Pihaknya sangat mengharapankan kades Pjs bisa melaksanakan tugas pokok di desa. Terutama mereka bisa mensukseskan pilkdes.

“Tugas PJS Kepala Desa, salah satunya adalah mengantarkan pelaksanaan Pilkades serentak tahun 2020 mendatang sampai dilantiknya Kepala Desa definitif. Namun mereka punya tugas ganda selain menjadi perangkat kecamatan. Mereka harus kontisten dalam melaksanakan tugas, walaupun ada tugas tambahan menjadi penjabat kades,” pungkasnya.(kim/dan)