Miliki Bahan Peledak, Suami Istri di Takokak Ditangkap Densus 88

Ilustrasi

RADARCIANJUR.com – Asep Roni (21) beserta istrinya Sutiyah (21) warga Kampung Sirnasari RT 006/ 006, Desa Cisujen, Kecamata Takokak, dirungkus Densus 88, di Perumahan Alamanda Regency, Blok N, Jl. Nirwana II, Kelurahan Karang Satria, Kecamatan Tambun Utara Bekasi pada (23/9) sekira pukul 07.05 Wib.

Kedua tersangka diduga ada keterlibatan dalam kepemilikan bahan peledak H202 dan serbuk TATP.

Penagkapan pasangan suami istri itu hasil dari pengembangan penangkapan
tersangka Tedjo Hadi Broto terkait perencanaan I’dad dan aksi teror bersama kelompoknya.

Kapolsek Takokak IPTU Deden Dang Diki membenarkan bahwa sepasang suami istri yang ditangkap oleh Densus 88 tersebut adalah warga Kampung Sirnasari RT 006/ 006, Desa Cisujen, Kecamata Takokak.

“Betul dia adalah warga Kecamatan Takokak, sudah empat bulan lebih mereka meninggalkan kampung halamanya,” kata Deden.

BACA JUGA : Polisi Tangkap 9 Teroris di Jakarta dan Bekasi, Cek di Sini Nama-namanya

Sebelumnya, Tim Detasemen Khusus (Densus) Antiteror Mabes Polri mengamankan sembilan teroris yang ditangkap di Bekasi dan Cilincing, Jakarta Utara.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan, penggerebekan di Bekasi pihaknya mengamankan tujuh terduga teroris.

Sementara, di Celincing, Jakarta Utara, Tim Densus 88 Antiteror mengamankan satu pelaku bernama Mohammad Arsad alias MA (20).

Tersangka ditangkap di kediamannya di Jalan Taruna Raya Kelurahan Semper Barat, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara.

Sementara satu terduga teroris lainnya ditangkap di Jakarta Barat.

“Saat ini tim tengah mengbangkan jaringan ini,” ungkapnya.

Kelompok teroris bekasi merupakan kelompok Abu Zee yang langsung berafiliasi dengan jaringan teroris Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

“Ini kelompok Abu Zee alias Abu Zee Ghurobah. Dia ketua kelompok,” kata Dedi kepada wartawan, Senin (23/9/2019).

(dil)