Persib Usung Misi Penebusan Dosa

Selebrasi Erwin Ramdani. Foto Persib/Gregorius Aditya Katuk

RADARCIANJUR.com – Misi penebusan dosa disasar Persib kala menghadapi Persipura Jayapura yang bakal digelar di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur. Sebelumnya Maung Bandung harus melewatkan kesempatan meraih angka penuh di kandang ketika menjamu Semen Padang.

Kemenangan pun menjadi target tim besutan Robert Rene Alberts ketika meladeni Boaz Solossa dan kawan-kawan.

Robert menegaskan pasukannya akan coba berusaha keras mencari hasil terbaik dalam laga tersebut. Meski dia juga tahu tim Mutiara Hitam kali ini sedang on fire. Dalam tujuh laga terakhir Persipura mampu meraih lima kemenangan dan dua hasil imbang.

“Kami mendapat hasil mengecewakan di laga sebelumnya dan kami ingin menunjukan kami mampu merebut poin dimanapun. Persipura sendiri menunjukan kerja yang bagus di beberapa laga terakhir, tidak kalah dalam tujuh pertandingan,” ujar Robert dalam sesi jumpa pers jelang laga, Minggu (22/9).

Tapi menurutnya Persib juga punya modal untuk mewujudkan misi meraih hasil positif di laga pekan ke-20 ini. Lantaran Persib juga setidaknya tidak menelan kekalahan di tiga laga beruntun mereka. Baginya, itu bisa menjadi bekal Persib membawa pulang tiga poin dari perjalanan mereka ke Sidoarjo.

“Tapi kami juga tidak kalah dalam tiga laga terakhir dan kami ingin tentunya melanjutkan catatan itu, kami ingin memastikan mampu memainkan sepakbola yang menarik dan membawa kami untuk meraih tiga poin,” lanjut pelatih berpaspor Belanda tersebut.

Pada laga ini Achmad Jufriyanto dipastikan absen karena harus menerima akumulasi kartu kuning. Beruntung Nick Kuipers sudah kembali dari cedera dan bisa diturunkan sebagai palang pintu. Robert mengatakan stoper asal Belanda itu sudah pulih setelah mendapat penanganan untuk cedera hamstringnya.

“Mungkin saja kami akan bermain 95 menit besok, jika ditambah dengan injury time. Namun tidak masalah, kondisinya bagus dan cedera yang kemarin tidak parah. Hanya sedikit kaku saja pada bagian hamstringnya, tapi sudah tidak masalah,” tutup Robert.

Pertandingan ini sendiri akan digelar tanpa dihadiri penonton sesuai dengan izin yang terbit dari pihak Kepolisian. Robert pun menyebut duel dua klub dengan reputasi tinggi ini akan berjalan berbeda. Pasalnya kehadiran suporter dari kedua tim tentu memberi warna tersediri.

“Laga yang sedikit berbeda, karena Persipura tidak bermain di kandangnya di Jayapura. Kami juga tanpa suporter karena tidak boleh masuk ke stadion. Tetapi kami akan fokus ke lapangan,” jelas Robert.

Dengan adanya keputusan dari kepolisian, maka Persib tak akan tampil dengan dukungan Bobotoh. Padahal biasanya ketika Maung Bandung berlaga di Surabaya atau Sidoarjo, ada banyak Bobotoh yang hadir mendukung. Karena ada kedekatan antara suporter di Bandung dengan mereka.

Namun Robert tidak bisa berbuat apa-apa karena ini sudah jadi keputusan dari pihak yang berwenang. Persib pun akan berusaha bermain sebaik mungkin dan fokus dengan tugasnya di lapangan. Meski harus tampil dengan suasana stadion yang sepi tapi anak asuhnya disiapkan untuk tetap turun dengan agresif.

“Ini laga yang beda dari biasanya karena kedua tim tidak akan didukung suporternya baik dari kubu tim kandang atau tandang. Kami akan fokus untuk itu dan dengan atau tanpa suporter kami akan tetap fokus untuk pertandingan besok,” jelasnya.

Robert sendiri melihat ada keuntungan dari keputusan laga ini digelar tanpa suporter. Karena Persipura yang bermain sebagai tuan rumah tentu dirugikan mengingat mereka harus tampil jauh dari kandang aslinya dan tidak didukung suporter. Maka Persib disebutnya harus bisa memanfaatkan situasi ini.

“Tetapi tentu ini akan menjadi situasi yang tidak bagus untuk Persipura yang bertindak sebagai tuan rumah. Karena pada laga ini tidak bisa bermain di Jayapura dan tanpa suporternya jadi tentunya kami harus mengambil keuntungan tersebut,” tukasnya.(net)