Lupa Matikan Tungku, Wanita Lansia di Cianjur Tewas Terbakar

Ilustrasi

RADARCIANJUR.com – Hadsih (60), warga Kampung Ciroyom RT 01 RW 04, Desa Simpang, Kecamatan Takokak, ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan. Tubuh perempuan renta itu ditemukan di bawah reruntuhan rumahnya dalam kondisi terbakar.

Hadsih ditemukan warga setelah api melalap habis seluruh rumahnya. Jenazah Hadsih berada di bagian kamar.

Berdasarkan informasi yang didapat Radar Cianjur, rumah milik Hadsiah itu terbakar pada Sabtu (21/09) lalu. Diduga, api tungku yang lupa dimatikan menjadi penyebab kebakaran tersebut.

Kapolsek Takokak Iptu Deden mengatakan, sebelum terjadi kebakaran itu, korban diketahui dalam keadaan sakit. Untuk menghangatkan badanya, korban menyalakan api dan berdiam di depan tungku.

“Mungkin waktu dipadamkan api tidak betul-betul padam, sehingga sisa-sisa api yang tidak padam kembali membesar hingga akhirnya menjalar,” katanya.

Diduga, saat api mulai menjalar ke seluruh bagian rumah, korban dalam keadaan tidur lelap. Korban kemudian pingsan setelah menghirup asap yang ditimbulkan dari terbakarnya rumah itu.

“Berdasarkan keterangan dari para saksi peristiwa kebakaran itu terjadi sekitar pukul 02.00 WIB,” ujarnya.

Deden mengatakan, posisi rumah korban sendiri berada lumayan jauh dari tetangga sehingga tidak ada yang mengetahui awal peristiwa nahas itu.

“Warga sekitar mengetahui kebakaran itu setelah mendengar gemuruh api yang menghanguskan rumah korban,” katanya.

Deden melanjutkan, setelah mendengar gemuruh api dan melihat cahaya merah yang mewarnai langit malam itu, warga langsung memastikan asal sumber api.

“Saat mendengar suara gemuruh dan melihat cahaya, warga sudah curiga bahwa sumber itu adalah api yang menjalar,” jelasnya.

Warga yang mengatahui ruham Hadsiah terbakar, lanjutnya, langsung berteriak minta pertolongan. Mendengar suara terikan tolong, warga lainya langsung bergegas untuk memadamkan api dengan alat seadanya.

Sayangnya, usaha mereka sia-sia. Api yang sudah membesar sulit untuk dipadamkan, hingga akhirnya rumah korban ludes dan Hadsiah tewas terpanggang.

“Rumah korban terbuat dari bahan yang mudah terbakar, karena itu rumah panggung, sehingga bisa dengan mudah api meratakan bangunan rumah milik korban,” bebernya.

Setelah mendapat laporan adanya rumah yang terbakar yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia, pihaknya langsung melakukan olah TKP.

“Jenazah korban langsung dievakuasi, kemudian korban dikebumikan oleh pihak keluarga,” kata Deden.

Sementara, dari hasil olah TKP, rumah korban tidak dialiri listrik. Sehingga sudah bisa dipastikan terjadinya kebakaran tersebut bukan akibat dari arus pendek.

“Kami masih melakuan pendalaman untuk mengetahui penyebab pasti terjadinya peristiwa itu. Namun jika mengacu pada hasil olah TKP, sudah dipastikan bukan akibat adanya arus pendek listrik,” pungkasnya.

(dil)