Pasca Demo, 3 Mahasiswa Dirawat Intensif di RSPP, 87 Diizinkan Pulang

TOLAK RUU : Sejumlah mahasiswa dari berbagai universitas berunjukrasa di depan gedung DPR menolak sejumlah Rancangan Undang-Undang. Aksi mereka dihadang aparat dengan menggunakan water canon, kemarin.

RADARCIANJUR.com – Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) sejak semalam menerima puluhan mahasiswa luka-luka akibat ricuh demonstrasi di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Sedikitnya ada 90 mahasiswa yang mendapatkan perawatan di RSPP dan umumnya mengalami luka-luka ringan. Data terakhir hingga Rabu (25/9) siang, sebanyak tiga mahasiswa masih dirawat intensif.

Humas RSPP Agus W Susetyo menjelaskan, sebanyak 87 mahasiswa lainnya boleh pulang setelah mendapatkan penanganan medis. Rata-rata yang boleh pulang hanya luka-luka ringan atau lecet saja.

“90 mahasiswa semalam ditangani di RSPP, tiga mahasiswa masih dirawat intensif. Dan 87 lainnya sudah boleh pulang,” katanya, kepada JawaPos.com.

Menurut Agus, tiga mahasiswa yang masih dirawat itu di antaranya dua orang dirawat di ruang rawat inap. Dan, satu lainnya masih dirawat di ruang ICU.

“Kondisi ketiganya stabil, ditangani oleh tim dokter spesialis,” kata Agus.

Dua mahasiswa yang dirawat inap mengalami luka di bagian kepala dan memar di area punggung. Dan, satu orang yang dirawat di ICU luka di area kepala.

“Yang di ICU sampai saat ini kondisinya stabil,” tuturnya.

Sedangkan 87 lainnya yang boleh pulang, rata-rata mengalami luka lecet. Sebagian juga mengalami sesak napas dan mata perih akibat gas air mata.

Hingga kini, sejumlah mahasiswa masih berdatangan ke RSPP untuk memberikan dukungan kepada temannya yang menjadi korban. Salah satunya dukungan dari Aliansi Mahasiswa Indonesia Menggugat dan mahasiswa dari UIN Ciputat.

(jwp)