Kapolres Baru Cianjur Janjikan Kamtibmas

PISAH SAMBUT: Wadirlantas Polda Sulawesi Selatan (Sulsel), AKBP Soliyah melakukan acara pisah sambut di Mako Polres Cianjur yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Cianjur. FOTO: Hakim/ Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com – AKBP Juang Andi Priyanto resmi menjadi Kapolres Cianjur setelah sebelumnya pada hari Selasa (24/9) melaksanakan acara serah terima jabatan (sertijab) di Polda Jabar. Kemarin (25/9), pada acara pisah sambut, AKBP Juang Andi Priyanto tiba pada pukul 09.30 WIB yang didampingi istri serta putrinya dan disambut dengan upacara kedinasan Polri. Di atas karpet merah, AKBP Juang Andi Priyanto berjalan perlahan yang turut diikuti Wakapolres Cianjur, Kompol Jaka Mulyana.

Sembari berjalan, anggota Polres Cianjur berjejer rapih sambil membentangkan pedang pora kepolisian. Di ujung barisan anggota Polres Cianjur, sambutan dilanjutkan dengan prosesi penerimaan menggunakan adat Sunda yakni menghadirkan lengser dan tarian.

Setelah melaksanakan rangkaian acara tersebut, Kapolres Cianjur, AKBP Juang Andi Priyanto melakukan pengguntingan pita lalu disambut oleh AKBP Soliyah di aula Mako Polres Cianjur. AKBP Juang Andi Priyanto pun diajak menuju ruangan yang akan menjadi tempat bekerjanya selama menjabat sebagai Kapolres.

Selang 10 menit, dirinya pun kembali turun menuju lapangan Polres Cianjur untuk melaksanakan apel pertama di hadapan anggota Polres Cianjur. Dalam sambutannya, AKBP Juang mengapresiasi jabatan Kapolres Cianjur yang sebelumnya dijabat oleh AKBP Soliyah dan kini menjabat Wadirlantas Polda Sulsel. “Ibu Wadirlantas Polda Sulsel selamat, semoga saya bisa mengikuti ibu dan lancar karirnya dengan menjaga kantibmas wilayah Cianjur sehingga pimpinan polri memberikan amanat untuk memimpin Wadirlantas Polda Sulsel,” ujar Kapolres Cianjur, AKBP Juang Andi Priyanto.

Dirinya meminta dukungan untuk melanjutkan kepemimpinan Kapolres Cianjur sebelumnya dengan moto bersama-sama melangkah dengan kekeluargaan dan tetap tersenyum.

Jabatan yang kini menjadi Kapolres Cianjur, dirinya merasa bersyukur atas amanat yang diberikan oleh pimpinan dan berharap adanya sinergitas dari berbagai elemen untuk menciptakan situasi kantibmas di Kabupaten Cianjur. “Kita bersama-sama untuk bagaimana caranya menciptakan situasi kantibmas aman, tertib dan number one. Jika aman dan tertib, masyarakat merasa tenang dan merasa terjaga,” paparnya.

Prioritas utama yang akan dijalankan olehnya ketika menjabat yakni meningkatkan keamanan dan partisipasi masyarakat akan ditingkatkan. Bahkan dirinya akan lebih mendekatkan masyarakat dengan kepolisian.

Baginya, keamanan masyarakat menjadi hal terpenting dan harus diutamakan. Dengan aman dan nyamannya masyarakat, kepercayaan masyarakat terhadap anggota kepolisian pun bisa menjadi sinergitas kedepannya. “Yang jelas kita melanjutkan apa yang sudah dicapai oleh bu kapolres, meningkatkan partisipasi masyarakat kita tingkatkan dan lebih dekat lagi dengan masyarakat,” tutupnya.

Sedih dan haru bercampur di saat upacara pisah sambut yang dilakukan di Kantor Polres Cianjur kemarin (25/9). Jabatan Kapolres Cianjur yang sebelumnya dipimpin oleh AKBP Soliyah, kini dijabat oleh AKBP Juang Andri Priyanto. Upacara pisah sambut yang dilakukan dengan upacara kedinasan kepolisian tersebut disambut isak tangis anggota Polres Cianjur.

Bukan hanya anggota, AKBP Soliyah yang kini menjabat sebagai Wadirlantas Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) pun terlihat akan menitikan air matanya saat berpamitan dengan anggota Polres Cianjur. Baginya, kedekatan dengan anggota yang menjadi keluarga kedua harus terpisah karena tugas.

Meskipun begitu, baginya Kabupaten Cianjur sangat memberikan kesan yang sangat berarti selama kurang lebih satu tahun sepuluh bulan. Bukan hanya berpamitan, dirinya pun meminta maaf kepada segenap anggota Polres Cianjur, masyarakat Cianjur dan elemen masyarakat selama dirinya bertugas. “Alhamdulillah kemarin (24/9) saya sudah melaksanakan sertijab di Polda Jabar dengan AKBP Juang Andi Priyanto yang kini menjadi Kapolres Cianjur yang lebih baik tentunya,” ujarnya.

Dirinya yang kini menjadi polwan pertama menjadi Wadirlantas ini dengan masyarakat dengan dekat dan dianggap sebagai saudara. Bahkan antara anggota pun tidak hanya sebatas dinas saja, sudah seperti layaknya saudara.

Bahkan beberapa masyarakat meminta dirinya untuk sejenak mampir hanya sekedar untuk makan nasi liwet yang menjadi favoritnya. “Makanan disuka di Cianjur nasi liwet, karena kalau saya berkunjung ke alim ulama selalu disuguhi nasi liwet jadi tidak bisa dilupakan dan saya mohon maaf juga belum bisa singgah ke tempat yang mengundang saya,” tutupnya.

(kim)