Kerja di Malaysia, TKI Cianjur Pulang Tinggal Nama

RADARCIANJUR.com – Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Kabupaten Cianjur atas nama Rulli Sahrulmunir dari Kecamatan Cikalong yang bekerja di Malaysia pulang dalam keadaan sudah meninggal dunia.

Sebelumnya, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Cianjur mendapatkan informasi tersebut dari pihak keluarga yang mendatangi kantor Disnakertrans Kabupaten Cianjur pada tanggal 21 September 2019 dengan membawa surat permohonan bantuan pemulangan jenazah.

Disnakertrans lantas melakukan koordinasi dengan Asosiasi Tenaga Kerja (Atnaker) Malaysia dan KBRI Kuala Lumpur. Bahkan koordinasi itu dilanjutkan ke BP3TKI Serang, Banten melalui BP3TKI Bandung dan pihak Kementrian Tenaga Kerja (Kemenaker).

Plt Kadisnakertrans Kabupaten Cianjur, Heri Suparjo mengatakan, pihaknya langsung mempersiapkan kepulangan jenazah bersama keluarga yang difasilitasi oleh BP3TKI Serang, Banten.

“Kita jemput jenazah pada tanggal 26 September 2019 bersama keluarga ke Bandara Soekarno Hatta yang turut dibantu oleh BP3TKI Serang dalam proses pengantaran jenazah,” ujarnya kepada Radar Cianjur, Jumat (27/9).

Setibanya di kediaman, keluarga serta sanak saudara sangat terpukul atas meninggalnya salah satu anggota keluarga tersebut. Tangisan pun mengiringi pemakaman pahlawan devisa tersebut.

“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Cianjur turut berduka cita dan almarhum diterima di sisi Allah SWT,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua DPC Asosiasi Tenaga Kerja Indonesia (Astakira) Pembaharuan Kabupaten Cianjur, Ali Hildan mengungkapkan, kematian TKI yang sering terjadi ini harus adanya perhatian dan pemantauan secara ketat. Sehingga para pahlawan devisa ini benar-benar terjamin, terlebih hak TKI selama bekerja di luar negeri.

“Pemerintah dalam hal ini Pemkab Cianjur harus lebih memperhatikan masyarakatnya, apalagi sampai meninggal dunia. Bagaimana haknya hasil dari kerja kerasnya selama disana juga harus diperhatikan,” tutupnya.

(kim)