Lagi, Dua TKI Cianjur Meninggal di Arab

RADARCIANJUR.com – Kabar duka kembali datang dari Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Kabupaten Cianjur yang bekerja di Timur Tengah. Dua orang TKI yang dikabarkan meninggal dunia masih belum jelas kepulangannya dan hak-haknya yang tergantung belum ada kepastian.

Dua TKI tersebut yakni Enung Suntasih (49), warga Kampung Sukaresik RT01 RW05, Desa Ciandam, Kecamatan Mande dan Jabar bin Sobandi (41), warga Kampung Bihbul, Desa Nagrak, Kecamatan Cianjur.

Ketua DPC Asosiasi Tenaga Kerja Indonesia (Astakira) Pembaharuan Kabupaten Cianjur, Ali Hildan mengatakan, Enung Suntasih sudah bekerja selama 12 tahun di Arab Saudi dan beberapa hari lalu pihak keluarga mendapat informasi jika sudah meninggal dunia.

Pihak keluarga sudah menerima kepergian anggota keluarganya dan menyerahkan pemakaman untuk di lakukan di Arab Saudi.

Sementara itu, kelurga dari Jabar meminta agar anggota keluarganya yang sudah bekerja sekitar 10 tahun di Arab Saudi tersebut untuk dipulangkan dan dimakamkan di kampung halaman.

“Saat ini kami terus lakukan komunikasi agar pemakaman Enung disegerakan, dan untuk Jenazah dari Jabar juga bisa secepatnya dipulangkan,” ujarnya.

Selain meminta untuk percepatan proses pemakaman dan pemulangan jenazah, pihaknya juga mendorong KBRI, Kemenlu dan pihak terkait untuk memastikan hak-hak dari kedua TKI yang meninggal tersebut segera dipenuhi sehingga bisa diterima oleh pihak keluarga.

“Ada beberapa hak yang nantinya harus dipenuhi, dan kami akan perjuangkan,” tutur pria yang disapa Najib ini.

Pihaknya juga tengah mempertanyakan hak-hak TKI Ani binti Iin (36) TKW asal Kampung Cidalung RT 07/03, Desa Wangunsari, Kecamatan Naringgul, yang meninggal dunia namun sudah terlebih dulu jenazahnya dipulangkan dan dimakamkan.

Pasalnya, ada hak dari Ani yang belum terpenuhi. Terlebih pihaknya juga mendapatkan informasi jika Ani memiliki harga benda peninggalan di Jordania.

“Kami akan coba telusuri kaitan harta benda yang ditinggalkan, kalau memang ada kami berharap bisa segera dikirimkan ke keluarganya. Selain itu, hak lain yang belum dipenuhi oleh majikan dari Ani juga dituntaskan segera,” tegasnya.(kim)