Kumbung Jamur di Pacet Siap Panen Ludes Dilalap Si Jago Merah

FOTO: DADAN SUHERMAN/ RADAR CIANJUR

RADARCIANJUR.com -Salah satu kumbung budidaya jamur, di Kampung Sarongge, Desa Ciputri, Kecamatan Pacet, ludes dilalap si jago merah, Minggu (29/9) sekitar pukul 10.00 WIB. Beruntung tidak ada korban jiwa, hanya kerugian materil diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

Siti (28), warga setempat mengatakan, kejadiannya begitu cepat. Dari kejauhan, warga sudah melihat asap yang membumbung tinggi. Saat dilihat lebih dekat, ternyata ada kebakaran tempat budidaya jamur.

“Saat itu saya bersama anggota keluarga lain sedang main ke Sarongge Valley. Terus warga ada ribut-ribut. Ternyata ada kebakaran,” terangnya.

Saat itu, sejmlah warga berupaya memadamkan api yang sudah cukup besar. Hanya saja karena jarak dengan pemukiman agak jauh dan angin yang cukup kencang, api terus melalap bangunan tersebut.

“Banyak yang bilang kejadian itu karena diduga adanya yang membakar sampah, kemudian api tersapu angin hingga membakar bangunan kumbung jamur,” jelasnya.

Bhabinkamtibmas Desa Ciputri, Aipda Koswara, kebakaran itu melahap seluruh bangunan berukuran 10 x 6 meter serta seluruh jamur yang siap panen.

“Pada saat pertama kali mengetahui adanya kebakaran itu saya diinformasikan warga. Hingga akhirnya segera ke tempat kejadian, dan terlihat hampir seluruh bangunan telah terbakar,” kata Koswara.

Ia mengungkapkan, kurang tahu persis akibat dan kerugian dari kebakaran tersebut. Pasalnya saat ke lokasi kejadian, pemilik kumbung jamur sedang tidak berada di tempat.

“Perkiraan dari warga setempat, karena ada yang bakar sampah. Hingga terhempas angin dan api menjalar ke bangunan jamur,” jelasnya.

Koswara mengimbau kepada warga semua untuk terus berhati-hati ketika akan membakar sesuatu atau menyalakan api. Selain masih musim kemarau, juga angin di sekitar wilayah Ciputri ini cukup kencang, karena wilayahnya yang masih banyak lahan perkebunan.

“Kami terus mengimbau kepada warga, mesti berhati-hati. Karena musibah itu tidak tau kapan dan karena apa. Yang jelas, tetap waspada dan semoga tak ada lagi kejadian yang tidak diinginkan,” pungkasnya.(dan)