Pengakuan Penyedia Jasa Sewa Villa: Ada Pasangan Remaja Juga

FOTO: DADAN SUHERMAN/ RADAR CIANJUR

RADARCIANJUR.com – Di kawasan Cianjur Utara, seperti CIpanas, Pacet, dan Sukaresmi berjejer villa-villa yang sering disewakan. Sayangnya, hal itu rawan disalahgunakan untuk ajang seks, perilaku menyimpang atau tindak kriminal lainnya yang dapat mencemarkan nama baik Cianjur.

“Banyak sekali kan villa-villa yang disewakan. Padahal izinnya adalah hunian keluarga, tapi nyatanya malah jadi lahan bisnis perseorangan, bukan untuk disewakan,” tutur pemerhati sosial, Bambang Purwadi kepada Radar Cianjur, Rabu (3/10).

Di sisi lain, salah seorang penyedia jasa sewa villa di kawasan Puncak yang mewanti-wanti agar namanya tak dikorankan mengaku, memiliki sejumlah villa yang memang disewakan dan kerap ditawarkannya kepada para pelancong.

Kisaran harga sewanya pun beragam, menyesuaikan penyewanya. Untuk pelancong lokal, sewa villa mulai Rp500 ribu sampai Rp1,5 juta per hari. Sedangkan untuk wisatawan asing, dari kisaran Rp1 juta sampai Rp2 juta per hari.

“Tergantung besarnya villa, fasilitas dan lokasinya. Dari setiap transaksi, kita dapat Rp100 ribu sampai Rp500 ribu,” tuturnya.

Diakuinya, dirinya tidak mengetahui persis untuk tujuan apa villa-villa tersebut disewa. Akan tetapi, rata-rata, dirinya kerap menerima order penyewa villa yang berpasangan.

“Ada yang masih remaja, ada yang sudah berumur. Kebanyakan ya pasang-pasangan (Laki-laki dan perempuan). Dari mulai sepasang sampai beberapa pasangan. Tapi ada juga yang nyewa itu satu keluarga,” ungkapnya.

Untuk yang penyewa remaja, terangnya, biasanya hanya menyewa villa untuk sehari saja. Sedangkan untuk keluarga, rata-rata, bisa dua sampai tiga hari. Kalau wisatawan asing biasanya bulanan,” ungkapnya.

(dan)