450 Perempuan Bentuk Srikandi Pasundan Ngahiji

Srikandi Pasundan Ngahiji

RADARCIANJUR.com – Sebanyak 450 perempuan dari 27 kabupaten/kota di Jabar dan delapan kabupaten/kota di Banten membentuk Srikandi Pasundan Ngahiji di Pendopo Cianjur, Kamis (3/9).

Ketua Umum Srikandi Pasundan Ngahiji Susanne Febriyati Soeriakartalegawa mengatakan, dibentuknya forum tersebut karena kekhawatiran kaum perempuan terhadap permasalahan saat ini.

Salah satunya lunturnya budaya dan kearifan lokal yang biasa diturunkan kepada generasi terkini dari keluarga.

Ia menggagas Muktamar yang menghasilkan Piagam Pasundan yang salah satu poin isinya Pasundan berdaulat, Pasundan sebagai pusat peradaban dunia, Pasundan peradaban Islami, penegakan hukum didasari kearifan lokal, pemberdayaan sumberdaya alam, penguatan bhineka tunggal Ika, dan mitigasi bencana.

“Kebetulan hari ini kami berkumpul dan menggagas piagam Pasundan, kami juga melantik pengurus Srikandi Pasundan Ngahiji,” kata Susanne, di Gedong Asem, Cianjur.

Ia mengatakan, tujuan dari Muktamar Nawacita Pasundan sebagai ajang untuk merekatkan persaudaraan kebangsaan, juga bertolak dari
semakin tergerusnya sistem budaya yang ditunjukkan oleh melemahnya keteladanan para pemimpin, terpecah belahnya pandangan masyarakat serta lunturnya sikap kemanusiaan.

“Pertemuan ini juga untuk membangun komitmen dan penguatan terhadap menumbuhkan rasa kebangsaaan dan menyatukan sebuah rasa cinta tanah air mengimplementasikan Pancasila dengan kebhinnekaan nya,” kata Susanne.

Poin lainnya, kata Susanne, adalah membangun kesadaran bersama pentingnya melestarikan adat, budaya, tradisi dan warisan leluhur lain nya untuk dikembangkan dan dilestarikan di masa depan.

Kabid Politik Dalam Negeri Kesbangpol Jabar, Herry Pasya Sumbada mengatakan, pihaknya hanya memfasilitasi saja.

“Intinya secara substansial bagus ini perkumpulan perempuan tak hanya di politik, anggota DPRD juga ada jadi lebih variatif, dari sisi kepentingan perempuan, berbasis kesetaraan gender jadi lebih demokratis,” katanya.(dil)