Rapat Paripurna, 12 Anggota DPRD Cianjur Bolos

AKD & TATIB: Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Cianjur tidak dihadiri semua anggota dewan. FOTO: Hakim/ Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com – Rapat Paripurna penetapan tata tertib dan penetapan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Cianjur digelar, Kamis (3/10).

Rapat Peripurna itu sendiri tidak dihadiri seluruh pawa wakil rakyat Cianjur. Berdasarkan absensi Sekretariat DPRD, tercatat hanya diikuti 38 anggota dewan saja.

Sedangkan 12 anggota dewan lainnya tidak hadir. Kendati demikian, Rapat Paripurna yang dimulai pukul 16.00 WIB tersebut tetap berjalan karena dinilai memenuhi quorum.

Dari hasil Rapat Paripurna tersebut dibentuk komisi yang akan diisi oleh anggota dewan dari mulai Komisi A, B, C dan D. Selain itu, membahas pembentukan Badan Anggaran, Badan Kehormatan dan Badan Pembentukan Peraturan Daerah.

Ketua DPRD Kabupaten Cianjur, Ganjar Ramadhan mengatakan, pembahasan mengenai tatib tersebut akan menjadi dasar untuk tugas pokok dewan.

“Ini akan menjadi dasar untuk tugas kedewanan, pada dasarnya tidak ada perubahan tatibnya dan untuk AKD sudah lama serta dari fraksi-fraksi ada yang memberi masukan tapi ada beberapa fraksi yang belum penandatanganan hasil kesepakatan,” ujarnya.

Efektif tatib sendiri setelah rapat badan musyawarah (bamus) dan akan melaksanakan orientasi pada hari Senin (7/10). Rapat bamus sendiri dilaksanakan pada Kamis (3/10) malam pukul 20.00 WIB.

Sementara, kekosongan kursi pada rapat paripurna dengan ketidakhadiran 12 anggota dewan membuat rapat paripurna kali ini terasa kurang lengkap.

Namun bagi anggota dewan yang selama empat kali berturut-turut tidak menghadiri rapat, akan mendapatkan teguran dan itu sudah tertuang dalam tatib.

“Kalau empat kali tidak mengikuti rapat, nanti akan mendapatkan teguran. Itu sudah ada di tata tertib,” tuturnya.

(kim)