Sekolah Dasar Islam Kreatif Latih Siswa Terampil dan Kreatif

ANTUSIAS: Sejumlah siswa serta guru Sekolah Dasar Islam Kreatif foto bersama usai megunjungi Sarongge Valley.

RADARCIANJUR.com – Upaya melatih kecakapan dan keterampilan serta kreatifitas siswanya. Sekolah Dasar Islam Kreatif (SDIK) Muhammadiyah Cianjur memiliki cara efektif akan hal tersebut. Salah satunya dengan menerapkan metode pembelajaran Life Skil.

Pembimbing life skil sekaligus Wali Kelas IV SDIK Muhammadiyah Cianjur, Hertin Nopianti mengatakan, Life skil adalah sebuah metode pembelajaran luar sekolah untuk pengenalan, pemahaman, pelatihan dan praktik secara langsung diindustri, sumberdaya alam, seni budaya lokal, serta antisipasi siaga bencana. Sehingga nantinya siswa memiliki dasar kemampuan sesuai tema pembelajaran.

Kegiatan Life skil Semester ini, diikuti 412 siswa dari 12 rombongan belajar yang dilaksanakan selama lima hari dari tanggal 30 September hingga Tiga Oktober 2019.

“Dengan menerapkan pembelajaran life skil, siswa akan lebih mengetahui secara langsung prosesnya sesuai tema pembelajaran,” katanya.

Ia memaparkan, pelakasaan Life Skil semester ini seluruh siswa diajak ke enam tempat berbeda, yang dibimbing wali kelasnya masing-masing.

Adapun beberapa tempat tersebut di antaranya Pos Pemantauan aktifitas Gunung Api Gede Pangrango Cipanas, Sevillage, Vedca P4TK Kecamatan Karangtengah, Peternakan Sapi BPPIBTSP Bunikasih Warungkondang, Sarongge Valley Outbond Ciherang Pacet. Serta yang terakhir ke Perkebunan Jagung Pelangi di Kecamatan Cugenang.

“Diharapkan dari pembelajaran ke tempat-tempat tersebut, seluruh siswa bisa lebih mengenal potensi lingkungan, sumber daya alam, industri dan seni budaya lokal sesuai tema pembelajaran masing-masing kelas,” paparnya.

Hertin menambahkan, tujuan dan manfaat dari seluruh kegiatan life skil tersebut, guna mengenal dan melatih kemampuan sebagai pendidikan karakter menanamkan kecintaan siswa terhadap kekayaan alam Cianjur khususnya.

“Harapan kedepan, seluruh siswa setelah melaksanakan tahapan metode pembelajaran life skil memiliki pribadi lebih mandiri, percaya diri, menjadi generasi unggul serta cinta terhadap lingkungan,” pungkasnya.(hry)