Lagi, Lahan di Dua Kecamatan Terbakar

Ilustrasi. FOTO: DOKUMENTASI DESA

RADARCIANJUR.com – Kebakaran lahan terjadi kembali, kali ini di dua kecamatan di Kabupaten Cianjur mengalami kebakaran lahan pada hari Minggu (6/10) kemarin.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran terjadi pertama kali di Kampung Ciseureruh RT 01 RW 05, Desa Batulawang, Kecamatan Cipanas dengan membakar satu hektar lahan hutan sekitar pukul 14.16 WIB.

Sementara lokasi kedua terletak di Desa Saganten, Kecamatan Sindangbarang, yakni lahan kering seluas seratus meter persegi hangus terbakar.

Kasi Pencegahan Damkar Kabupaten Cianjur, Sanusi Tirta Kusuma, mengatakan, pihaknya mendapat laporan kebakaran tersebut dari warga sekitar. Tak tinggal diam, pihaknya pun langsung melakukan penanganan untuk pemadaman kebakaran lahan tersebut dengan berkoordinasi dengan mako damkar terdekat.

“Dua lokasi berbeda tersebut berada di cipanas membakar satu hektar hutan dan di lokasi kedua hanya lahan kering. Anggota damkar yang sigap berhasil memadamkan api dengan cepat,” ujarnya, Selasa (8/10).

Dia mengungkapkan, ada beberapa versi yang dituturkan warga penyebab kebakaran, ini pun masih dalam penyelidikan pihak damkar.

“Untuk lokasi pertama kami belum bisa menyimpulkan penyebabnya apa. Namun, untuk kebakaran kedua diduga api berasal dari babakaran sampah yang dibiarkan sehingga api merambat dan membesar,” paparnya.

Pria yang biasa disapa Uci ini menambahkan, pihak damkar selalu antisipasi dengan siap siaga di pos masing-masing mako. Kebakaran dapat diantisipasi dengan cepat bila lokasi kebakarannya dekat dan terjangkau.

“Meskipun Pos Sindangbarang baru tetapi anggota personilnya sudah siap siaga. Terlebih lagi anggotanya sudah mendapat latihan sehingga dapat menangani kebakaran,” tuturnya.

Ia pun mengimbau kepada masyarakat agar bisa bekerjasama bila terjadi kebakaran lahan atau hutan dan segera melaporkan ke pihak damkar sesuai mako wilayahnya.

“Peran masyarakat juga dibutuhkan. Selain informasi adanya kebakaran, bantuan untuk memadamkan juga sangat berguna karena untuk mengantisipasi kebakaran yang merambat bila terjadi keterlambatan anggota damkar,” tutupnya.(kim)