K3 Cipanas Gunakan Sistem Jemput Sampah

BERSIHKAN: Tim rumah singgah sampah Cipanas tengah membersihkan sampah untuk diangkut truk DLH Cianjur. FOTO: DADAN SUHERMAN/ RADAR CIANJUR

RADARCIANJUR.com – Guna mengatasi sampah rumah tangga yang semakin hari semakin bertambah, penguraian sampah yang menumpuk di jalur protokol Cipanas perlu dilakukan sistem jemput bola. Hal ini merupakan salah satu teknis agar masyarakat tidak buang sampah ke sungai.

Ketua Koordinator Kebersihan, Ketertiban, dan Keindahan (K3) Kecamatan Cipanas, Dede Ichsan mengatakan, sampah di Cipanas semakin tahun semakin bertambah dipicu pertambahan volume penduduk di wilayah tersebut.

“Kami selaku koordinator kebersihan di wilayah Cipanas melakukan teknis penguraian sampah rumah tangga dengan menambah jadwal pengangkutan sampah tiap harinya,” ujar Dede, Kamis (24/10).

Berdasarkan pencatatan dan data, volume sampah di Cipanas dalam perhari mencapai 70 kubik per hari. Dengan menggunakan empat armada truk dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH), per hari, sampah yang terangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) kurang lebih 40 kubik.

“Rumah singgah sampah Cipanas bekerjasama dengan DLH melakukan penguraian sampah, dengan cara warga masyarakat yang buang sampah ke rumah singgah, kini di jemput ke lokasi titik permukiman warga oleh truk DLH,” paparnya.

Dengan cara itu, menurut Dede, penumpukan sampah rumah tangga dan dan di jalur protokol Cipanas berkurang. “Jadi untuk sisa sampahnya yang tadi diangkut secara stimulan tiap hari secara kontinu,” kata Dede.

Menurutnya, sejak diterapkan pengaturan sistem sampah enam tahun lalu, dampaknya sudah cukup terasa. Hanya saja, yang masih kurang adalah sistem pengakutan sampah residu.

“Dan jadwal buang sampah warganya saja. Kalau kesadaran masyarakat alhamdulillah 80 persen sudah terbina baik,” pungkasnya.(dan)