Polisi Bekuk Kawanan Pencuri Baterai Tower Provider Selular di Naringgul

DIBOBOL: Salah satu tower provider menjadi korban pencurian empat orang dengan mengambil empat baterai di perangkat tower. FOTO: Polsek Naringgul For Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com – Empat anggota komplotan pencuri baterai tower provider selular berhasil dibekuk Polsek Naringgul. Selain keempat pelaku, polisi juga menyita lima batrei tower di Kampung Neglasari RT 03 RW 01, Desa Wangunjaya, Kecamatan Naringgul.

Kapolsek Naringgul, Iptu Sumardi menjelaskan, dalam melakukan aksinya, para pelaku merusak pagar dan gembok pintu rectifier lalu menggasak lima baterai tower. Beruntung, aksi para pelaku dipergoki warga setempat.

Para pelaku diketahui bukan merupakan warga Cianjur. Mereka adalah Shokib (52) warga Garut, Henri (27) warga Kabupaten Bogor, Aceng (23) warga Kabupaten Subang dan Asep (48) warga Ciamis.

“Warga dan karyawan provider mencurigai empat tersangka ini dan melakukan pengintaian. Setelah dirasa benar akan melakukan tindak kejahatan, warga langsung melaporkan ke kami,” ujar Mardi.

Dalam menjalankan aksinya, para pelaku memiliki peran masing-masing. Keempatnya pun ditangkap basah dan tak bisa mengelak lagi. “Shokib dan Henri menunggu di mobil pick upa, sedangkan Aceng dan Asep yang membongkar batrei tower,” jelasnya.

Selain mengamankan lima batrei tower, di tempat kejadian perkara, polisi juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti lainnya. Di antaranya satu unit kendaraan pick up nopol D 8738 WB, sebilah golok, dan tiga unit ponsel pelaku.

Akan tetapi, empat pelaku tersebut tidak bekerja sendirian. Pasalnya, ada tiga pelaku lainnya yang berhasil melarikan diri saat dipergoki warga. SAt ini, polisi tengah melakukan pengejaran terhadap tiga pelaku yang sudah diketahui identitasnya.

“Tiga pelaku melarikan diri ke arah tebing yang penuh dengan semak-semak. Jadi total pelaku tujuh orang, empat yang berhasil ditangkap, tiga melarikan diri,” beber Sumardi.

Atas perbuatannya, para pelaku dijerat dengan Pasal Pasal 363 KUHP yakni pencurian dengan pemberatan dengan maksimal hukuman lima tahun penjara.

Sementara itu, staf TTO PO PT Telkomsel, Nanda Cahiyang mengapresiasi kinerja polisi. Apalagi, pihaknya sudah beberapa kali kehilangan batrei tower di sejumlah titik.

“Untuk di wilayah Kabupaten Cianjur tahun ini sudah lima kali kejadian kehilangan baterai tower BTS dan perkaranya sudah kita laporkan ke pihak berwajib. Baru di Naringgul ini yang tertangkap,” ucapnya.

(kim/jay)