Setor Rp4 juta per Orang Masuk PT PYI, Ternyata Ditipu Calo

TERTIPU: Sebanyak 13 orang ditipu oleh calo penerima pekerjaan dan melakukan pelaporan. FOTO: Hakim/ Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com-Sebanyak 13 orang dari sejumlah daerah di Cianjur melayangkan laporan ke Polres Cianjur, Senin (18/11) malam. Mereka mengaku menjadi korban penipuan oleh seseorang yang menjanjikan pekerjaan di PT Pou Yuen Indonesia (PYI).

Kepada Radar Cianjur, salah seorang korban, SN (25) menceritakan, dirinya kali pertama diajak untuk melamar pekerjaan di PT PYI oleh saudaranya. Akan tetapi, lamaran itu tidak ditujukan langsung ke perusahaan, melainkan kepada seseorang.

Pelaku, kata SN, meminta uang pelicin cukup bervariasi. Mulai dari Rp2,4 juta sampai dengan Rp4 juta per orang. Pelaku beralasan, uang tersebut digunakan agar lamaran kerja bisa diterima perusahaan.

“Saya diajak saudara. Jadi percaya saja,” tuturnya ditemui Radar Cianjur usai membuat laporan polisi di Polres Cianjur, Senin (18/11) malam.

Untuk meyakinkan para korbannya, sambung SN, pelaku mengaku kenal dekat dengan salah satu staf HRD PT PYI. “Kenal dengan pelaku baru dua bulan semenjak menawarkan kerja. Tapi harus menyetorkan uang sebesar Rp2,5 juta lalu dikasih kwitansi,” ujar warga Kampung Ancol, Desa Maleber, Kecamatan Karangtengah ini.

Sayangnya, setelah uang diberikan, panggilan kerja yang dijanjikan pelaku tak kunjung ada kejelasan. Saat diminta kejelasan, pelaku malah selalu berkelit dengan berbagai alasan.

SN pun tak menyangka bahwa pelaku ternyata sudah pernah dilaporkan atas kasus penipuan. Hal itu ia ketahui saat dirinya melakukan pelaporan ke Polres Karangtengah.

“Pas laporan ternyata ada kasus penipuan juga yang dilakukan pelaku. Jadi bukan cuma ini aja kasusnya, tapi ada yang lain. Itu informasi dari polisi di Polsek (Karangtengah),” ungkapnya.

Sementara itu, Humas PT PYI, Yudi membantah pihaknya membuka lowongan pekerjaan. Kalaupun membuka lowongan, pihaknya menjamin tidak memungut biaya sepeser pun dalam proses penerimaannya.

“Kita belum buka lowongan pekerjaan saat ini. Kalau pun buka itu tidak ada pungutan biaya sepeser pun yang kita minta dari para pelamar kerja,” paparnya.

Karena itu, pihaknya mengimbau kepada masyarakat agar jangan terbuai dengan bujuk rayu para calo yang mengaku bisa memasukkan ke sebuah perusahaan.

Untuk perekrutan tenaga kerja, PT PYI sudah bekerjasama dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Cianjur.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Cianjur, AKP Budi Nuryanto mengungkapkan, saat ini status yang dilaporkan sudah menjadi tersangka dan dijerat dengan Pasal 378 KUHP.

“Statusnya sudah jadi tersangka dan kita jerat dengan pasal penipuan. Saat ini masih dalam pengembangan,” tuturnya.

(kim)