Puluhan Warung Jangari Dibongkar

Warung di pesisir jangari yang telah dirobohkan. Foto Fadilah Munajat/ Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com – Puluhan bangunan tak berizin yang berdiri di lahan PT Pembangkit Jawa Bali (PJB), Badan Penanggulangan Waduk Cirata (BPWC) dibongkar. Hal itu dilakukan karena pesisir Jangari rencananya akan didesain mirip dengan tepi danau-danau di Eropa.

Dalam pembongkaran tersebut, tercatat ada 86 bangunan tak berizin yang terdiri dari rumah, warung, dan bangunan lainnya yang dirobohkan secara paksa. Jumlah tersebut merupakan sebagian dari total 230 unit bangunan yang dibongkar pemiliknya masing-masing.

Sebelum pembongkaran dilakukan, sudah ada kesepakatan antara PT PJB-BPWC Provinsi Jawa Barat dan Kelompok Penggerak Pariwisata (Kompepar) Tirta Sapta Pesona Jangari.

Wakil Ketua 2 Kompepar Tirta Sapta Pesona Jangari, Hendrawan mengatakan, pembongkaran warung-warung liar yang berada di atas lahan PT PJB-BPWC Jabar dilakukan untuk penataan tempat pariwisata tersebut.

Sebelum dilakukan pembongkaran, pihaknya terlebih dahulu menggelar musyawarah bersama para pemilik warung yang menempati lahan PT PJB-BPWC Jabar yang juga disaksikan langsung Muspika, Dishub UPTD Jabar, Disbudpar Jabar, dan Desa Bobojong.

“Sebelum dilakukan penertiban, Kompepar lebih mengedepankan musyawarah. Dan kita juga menyebarluaskan surat pemberitahuan kepada para pemilik warung-warung liar tersebut,” kata Hendrawan, Rabu (27/11).

Hendra mengatakan, hal tersebut dilakukan karena sebagai pemilik lahan, yakni PT PJB-BPWC Jabar, ingin menata zona kawasan pariwisata oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Kompepar siap membantu situasi yang aman dan kondusif selama penertiban bangunan liar tersebut,” ujarnya.(dil)