Enam Hari Pencarian, Korban Longsor Galian Pasir Gekbrong Ditemukan Berdiri

Pekerja yang tertimbun longsor galian pasir di Kampung Awilarangan, Desa Cikahuripan, Kecamatan Gekbrong, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat akhirnya ditemukan, Sabtu (7/12/2019) siang.

RADARCIANJUR.com – Pekerja yang tertimbun longsor galian pasir di Kampung Awilarangan, Desa Cikahuripan, Kecamatan Gekbrong, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat akhirnya ditemukan, Sabtu (7/12/2019) siang.

Korban bernama Saepul alias Epul, warga Sukabumi, ditemukan petugas gabungan dari Polri, TNI, BPBD, Basarnas dan PMI, setelah melakukan pencarian di hari keenam.

Kapolsek Warungkondang, AKP Gito menyatakan, korban ditemukan sekitar pukul 10.00 WIB terpendam lumpur dengan ketebalan sekitar empat meter. Operator mesin ponton (penyedot pasir, red) itu ditemukan dalam kondisi sudah membusuk, terjepit batu dan pipa.

“Posisinya ditemukan dalam kondisi berdiri. Yang pertama kali dilihat tangannya ke atas. Jadi seperti ingin menyelamatkan diri tapi terjepit,” tuturnya di lokasi.

Jenazah korban sendiri baru bisa diangkat dari posisi semula setelah petugas mengupayakan berbagai cara selama lebih kurang enam jam lamanya.

“Sudah diupayakan menarik korban dengan menggunakan tambang dari atas, tapi tidak memungkinkan. Apalagi posisi korban juga terjepit,” terangnya.

Lamanya evakuasi korban lantaran kedalaman air bercampur lumpur di kubangan galian pasir mencapai sekitar lima meter. Selain itu, kondisi cuaca cukup tidak mendukung dengan turunnya hujan setiap sore. Sehingga menyebabkan debit air dalam kubangan terus bertambah.

Sedangkan pencarian sebelumnya yang menggunakan perahu karet dengan menyisir kubangan sulit dilakukan terkendala air yang bercampur lumpur. Karena itu, upaya pencarian dengan penyelaman juga tidak mungkin untuk dilakukan.

“Apalagi penyedot air juga mengalami kerusakan kemarin. Saat hujan evakuasi juga tidak bisa dilakukan, kan membayakan petugas takut longsor lagi,” jelasnya.

Selanjutnya, jenazah korban langsung dilarikan ke RSUD cianjur untuk dilakukam otopsi dan proses lanjutan. “Untuk proses (hukum) selanjutnya sudah ditangani Polres Cianjur,” pungkasnnya.

Untuk diketahui, longsor galian pasir ini terjadi pada Senin (2/12) lalu. Saat itu, korban bersama lima pekerja lainnya tengah bersiap menyedot pasir. Namun tiba-tiba, tanggul pasir ambrol dan menerjang mesin ponton tempat korban berada.

(dil)