Pembangunan Plaza City Cipanas Memanas

Pembangunan Plaza City Cipanas

RADARCIANJUR.com – Pembangunan Plaza City di Desa Sindanglaya, Kecamatan Cipanas masih meninggalkan ganjalan dan gejolak di masyarakat. Pasalnya, sejumlah warga yang bermukim di dekat lokasi pembangunan mengeluh.

Hal itu terkait belum adanya sosialisasi terkait izin lingkungan proyek yang sudah mulai berjalan itu.

Pantauan Radar Cianjur di lokasi, sejumlah pekerja sudah mulai berbenah. Pagar atu seng penutup proyek pun sudah terpasang tepat disisi jalan protokol Cipanas tersebut.

Bahkan ketika melihat ke dalam, lahan dengan luas 11.263 meter persegi tersebut sudah mulai rata dengan tanah, yang dibantu satu alat berat.

Perwakilan warga Kampung Balakang, Desa Sindanglaya, yang sekaligus Sekjen Forum Pembangunan Plaza Cipanas, Alam Tanjung mengungkapkan, selama ini sebelum mulai pembangunan Plaza Cipanas itu, warga belum diberikan kejelasan rill dari perusahaan khususnya bagi yang terkena dampak langsung.

Akan tetapi, setelah melakukan musyawarah belum lama kemarin, pihaknya membuat satu wadah atau forum komunikasi terkait pembangunan tersebut.

“Pembentukan wadah ini memang salah satu masukan dari pihak pengembang atau perusahaan. Agar masyarakat bisa mengkomunikasikan terkait segala keluhan atas pembangunan plaza,” paparnya saat dikonfirmasi Radar Cianjur, Selasa (17/12).

Kendati demikian, masih ada kesepakatan yang belum jelas, salah satunya terkait kompensasi dampak lingkungan. Apalagi, saat musim hujan seperti ini, warga mengkhawatirkan adanya dampak banjir atau lainnya berkaitan dengan proses pembangunan.

“Memang dalam waktu dekat ini kami akan melangsungkan lagi audiensi bersama pihak perusahaan,” katanya.

Warga berharap, dengan adanya pembangunan itu, perusahaan atau pengembang lebih berpikir dulu aspek sosial dan dampak lingkungan. Walaupun kedepannya akan ada hal positif seperti peningkatan ekonomi, tetapi dampak yang dirasakan saat pembangunan mesti lebih diperhatikan.

“Mudah-mudahan saja semuanya bisa berjalan sesuai harapan,” ujarnya.

Sekretaris Desa Sindanglaya, Iyan Ardiansyah mengatakan, sejumlah warga beberapa hari kemarin memang melakukan mediasi bersama perwakilan pengembang atau kontraktor pembangunan plaza.

Kedua pihak bersepakat akan membuat satu kelompok pembangunan yang melibatkan warga sekitar. Hal itu guna memberikan satu kesepahaman yang baik dalam proses pembangunan yang akan segera dimulai itu.

“Kalau pemerintah desa sebetulnya hanya memfasilitasi saja. Karena secara teknis pembangunan dan izin segala macam itu tidak begitu dilibatkan,” katanya.

Phaknya berharap, ada kesepakatan yang baik antara pengembang atau perusahaan dengan warga yang terdampak langsung atas pembangunan plaza tersebut sehingga tidak menimbulkan hal yang tidak diinginkan.

“Pemerintah desa itu hanya ingin warganya baik-baik saja. Warga bisa diberdayakan untuk pembangunan itu dan nantinya bisa menyediakan lapangan pekerjaan untuk warga sekitar,” pungkasnya.

(dan)