Kepala Siswa Cianjur Ini Penuh Darah Dikeroyok Pakai Gir, Begini Kronologinya

RADARCIANJUR.com – Ingin bertemu temannya menggunakan sepeda motor, seorang pelajar asal Desa Nagrak, Kecamatan Cianjur bernama Teguh Putra Ismawan (17) justru dibacok gerombolan anak sekolah Madrasah aliyah (MA) Leles di jalan Raya Cikananga, Desa Sindangsari, Kecamatan Agrabinta. Kejadian yang terjadi Rabu (15/1) sekitar pukul 11:30 WIB itu membuat Teguh berdarah-darah pada bagian kepala setelah dikeroyok menggunakan batu, gir dan senjata tajam.

Kejadian bermula saat Teguh hendak menemui temannya, Faisal Mulya (18). Teguh pun membonceng Faisal menggunakan sepeda motor. Saat melintas di jalan raya Cikanangka, ia dan Faisal langsung digulung tanpa basa basi.

Akibatnya, korban mengalami luka secara serius di bagian kepala dan harus dibawa berobat ke Klinik PTPN VIII pada pukul 20.00 WIB. Kapolsek Agrabinta, AKP Ipid mengatakan, korban tidak mempunyai atau mengalami permasalahan apa-apa dengan para pelaku.

Namun, sejauh ini keluarga korban sudah melaporkan kejadian tersebut ada pukul 20.00 WIB. “Ya, pihak korban baru melaporkannya pada pukul 20.00 WIB tadi malam. Jadi kami masih lengkapi administrasi penyidik. Tetapi dalam hal ini identitas pelaku sudah diketahui,” ujar Kapolsek.

Hasil pemeriksaan medis di klinik, korban masih memungkinkan untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Hasil pemeriksaan dari klinik tidak menjelaskan ada tanda-tanda mengalami gegar otak, seperti muntah, pusing dan sebagainya.

Sedangkan untuk pelaku sendiri dikenakan Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan ancaman hukuman dua tahun delapan bulan. “Jika mengalami luka berat akan dikenakan sanksi hukuman lima tahun penjara. Namun, dalam hal ini penanganannya akan diserahkan kepada Polres Cianjur,” ungkapnya.

Sementara itu, Humas Kementrian Agama Kabupaten Cianjur, Ayi menambahkan, pihaknya dalam hal ini belum bisa memberikan komentar apa-apa. Pasalnya, baru mendapatkan informasi tersebut. “No comment, baru mendapatkan informasi sekarang ,” pungkasnya.(riz)