Dinas Pertanian Cianjur Didatangi Cepot

RADARCIANJUR.com – Puluhan massa yang tergabung dalam Cianjur People Movement (Cepot) menggelar unjuk rasa di halaman Dinas Pertanian, Perkebunan, Pangan Dan Hortikultura Kabupaten Cianjur, Senin (3/2).

Dalam aksinya, mereka mempertanyakan anggaran dana pencetakan perluasan sawah baru, yang diduga ada mark-up dan sejumlah kejanggalan dalam kegiatan tersebut.

“Kami menduga ada mark-up dalam pencetakan perluasan sawah baru. Karena kita melihat dari pedoman teknis atau juknis yang dikeluarkan Kementerian Pertanian,” kata Koordinatar aksi, Ebest.

Ia mengatakan, sesuai dengan pedoman, pencetakan perluasan sawah baru anggaran standarnya Rp16 Juta per hektar untuk Pulau Jawa. Namun faktanya, Distan Kabupaten Ciajur malah menggunakan standar biaya cetak sawah baru sebesar Rp23 Juta per hektar.
“Bahkan kami menduga ada yang menggunakan biaya sebesar Rp27 juta per hektar,” katanya.

Lebih dari dua jam mereka melakukan aksi, namun tak mendapat titik terang. Pasalnya, Kadistas sedang tidak ada di tempat. Aksi itu sendiri mendapat pengawalan dari Polres Cianjur.

Paur Subbag Humas Polres Cianjur, Ipda Budi Setiayuda mengatakan, pengamanan aksi unjukrasa dipimpin langsung oleh Kapolres Cianjur AKBP Juang Andi Prianto.
“Setelah massa menyampaikan tuntutannya, massa membubarkan diri dengan tertib,” katanya.

(dil)