Mantan Koruptor Nyalon Bupati di Pilkada Cianjur

SUDAH MANTAP: Mantan koruptor tervonis lima tahun penjara mengembalikan formulir pendaftaran ke Kantor DPC Demokrat Cianjur, kemarin. Foto: Fadilah Munajat/Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com – Mantan Ketua Partai Demokrat Cianjur, Heri Sukirman memutuskan untuk menjadi bakal calon bupati Cianjur lewat jalur Partai Demokrat. Heri yang sempat divonis penjara selama lima tahun akibat tersandung kasus korupsi ini mendatangi kantor DPC Demokrat Cianjur untuk menyerahkan formulir pendaftaran pukul 16:00 WIB, kemarin.

Saat dietmui di kantor DPC Demokrat, Heri mengaku, belum mendapat restu dari pihak keluarga. Hingga kemarin, keluarga merasa masih trauma. “Namun karena termotivasi oleh dukungan kawan-kawan, sehingga saya maju sebagai balon (bakal calon),” ujarnya.

Ia menjelaskan, Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan mantan terpidana kasus korupsi dapat mencalonkan diri di Pilkada setelah melewati jeda lima tahun hukuman.

Secara otomatis, masa vonis selama lima tahun itupun sudah berlalu dengan sendirinya. Seperti diketahui, ia divonis lima tahun penjara akibat kasus penyelewengan dana bantuan sosial senilai Rp2,5 miliar. “MK sudah memperbolehkan, jadi tidak terbentur dengan aturan,” katanya.

Apabila dipercaya masyarakat untuk memimpin Cianjur, Heri akan membenahi masalah infrastruktur dan sektor pertanian khususnya di wilayah selatan. Menurutnya, sejak 2004, pertanian dan infrastruktur mengalami kemerosotan. “Paling utama pemanfaatan lahan karena banyak lahan kosong. Saya akan mendatangkan teman-teman pengusaha untuk bisa investasi di Cianjur Selatan,” tuturnya.

Bendahara Panitia Penjaringan Partai Demokrat, Dewi Nurhasanah mengatakan, sejauh ini sudah ada 13 nama yang telah mendaftar bacalon bupati dan wakil bupati ke Partai Demokrat. Namun hingga Rabu (5/2) pukul 17.00 WIB, baru ada sembilan orang yang sudah mengembalikan formulir pendaftaran.

Kesembilan orang tersebut diantaranya Hendang Lurnamasari, Cecep Wahyudi, Hadi Sutrisno, Wawan Setiawan, Hedi Boy, Dadan Supardan, Heri Sukirman, dr Suranto, dan Deni Firdaus Suryaningrat. “Batas akhir pengembalian hari Rabu (5/2) hingga pukul 00:00 WIB,” katanya. (dil)