Bawaslu Cianjur Soroti Pelantikan Kadisdukcapil

RADARCIANJUR.com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Cianjur menyoroti langkah pelantikan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil oleh Plt Bupati Cianjur H Herman Suherman.

Humas Bawaslu Kabupaten Cianjur, Asep Tandang mengatakan, bupati dilarang melakukan penggantian pejabat enam bulan sebelum tanggal penetapan calon sampai dengan akhir masa jabatan, kecuali mendapat persetujuan tertulis dari Menteri.

Hal tersebut juga mengacu pada Undang Undang nomor 10 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU nomor 1 tahun 2015 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU nomor 1 tahun 2014 tentang pemilihan gubernur bupati dan wali kota menjadi Undang Undang.

“Sebagaimana ketentuan yang diatur dalam pasal 71 ayat 2 yang menyatakan bahwa gubernur atau wakil gubernur, bupati atau wakil bupati, dan wali kota atau wakil walikota, dilarang melakukan penggantian pejabat enam bulan sebelum tanggal penetapan calon sampai dengan akhir masa jabatan, kecuali mendapat persetujuan tertulis dari menteri,” kata Asep kepada Radar Cianjur, Jumat (7/2).

Ia mengatakan, terkait dengan pelantikan Kadisdukcapil, karena sudah mendapat persetujuan tertulis dari Menteri, dengan demikian Bawaslu Cianjur memutuskan tak ada pelanggaran dalam pelantikan tersebut. “Karena ada izin dan ada persetujuan tertulis, maka pelantikan tersebut tak ada pelanggaran,” ungkapnya.

Menurutnya, jika merujuk aturan, seorang petahan yang kembali mencalonkan dalam Pilkada tidak boleh melantik pejabat dan tak ada izin dari Menteri Dalam Negeri. Sejauh ini Bawaslu melihat aturan yang ada sudah ditempuh oleh petahana.

Sebelumnya, Plt Bupati Cianjur Herman Suherman melantik Kepala Disdukcapil, Munajat pada, Jumat 31 Januari 2020 di halaman Kantor Disdukcapil Cianjur.

Herman meminta kepada Kepala Disdukcapil yang baru untuk membuat inovasi dan terobosan dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Saya ingin Disdukcapil yang hampir setiap hari melayani masyarakat di seluruh wilayah kabupaten Cianjur mencari inovasi. Cari inovasi bagaimana caranya agar masyarakat yang datang jauh dari Naringgul Cianjur Selatan misalnya, datang ke sini nyaman jangan sampai mereka datang ke sini panas, gerah, lama, dan sebagainya, cari inovasi,” ujar Herman.

Herman juga meminta untuk melakukan evaluasi secara rutin guna mengatasi masalah-masalah yang kerap kali terjadi dalam pelayanan di Disdukcapil.

Sementara itu, Kepala Disdukcapil Cianjur, Munajat mengaku siap menjalankan tugas dari Plt Bupati Cianjur untuk membuat inovasi dalam pelayanan Disdukcapil.

Nantinya, kata dia, Disdukcapil akan membuka layanan di beberapa ruang publik seperti Citimall dan sejumlah pasar tradisional. “Kita akan penetrasi ke sana,” ungkap Munajat.

(dil)