Jalur Puncak II Longsor

TERSENDAT: Warga yang melintas, sempat tersendat di jalur yang terjadi longsoran tanah di Batulawang. FOTO: DADAN SUHERMAN/ RADAR CIANJUR

RADARCIANJUR.com – Longsor yang terjadi di Jalur Puncak II, tepatnya di Kampung Sindangsari, Desa Batulawang, Kecamatan Cipanas, Sabtu (8/2), mengakibatkan jalan penghubung Cianjur ke Bogor atau sebaliknya tersendat. Kendaraan yang melintas terpaksa mengantre karena harus buka-tutup jalur.

Salah seorang warga setempat, Samsa (57) mengatakan, longsor di jalan alternatif Cipanas–Sukawangi itu terjadi sekitar pukul 03.00 WIB, diduga akibat intensitas hujan tinggi di Jalur Puncak II sejak dua hari sebelumnya.

Longsor sendiri terjadi di lokasi yang cukup jauh dari permukiman penduduk. “Saya diberitahu pengguna jalan pagi harinya. Akhirnya warga inisiatif membersihkan jalan yang tertutup longsor,” ujarnya.

Berdasarkan pengakuan salah seorang supir yang hendak akan melintas pada Jum’at malam, material longsoran menutupi seluruh badan jalan sehingga tidak memungkinkan kendaraan dari Cianjur maupun Bogor tak bisa melintas.

“Waktu kami datang juga jalan tertutup semua. Kendaraan tidak bisa lewat. Baru bisa lewat setelah dibersihkan setengahnya,” jelasnya.

Hingga berita ini ditulis, proses pembersihan material longsor masih terus dilakukan dan hanya bisa dilintasi secara bergantian. Warga berharap, pemerintah bisa segera memperbaiki tebing yang longsor agar tidak tergerus air hujan.

“Paling tidak agar tebingnya bisa dibenteng biar tidak longsor lagi,” harapnya.

Sementara itu, anggota Relawan Tangguh Bencana (Retana) Desa Batulawang, Rendi mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan tim lain di kecamatan dan akan disambungkan ke Kabupaten agar segera mendapat penanganan.

“Sudah koordinasi. Mudah-mudahan bisa segera ditangani. Karena jalur ini sudah mulai ramai dilintasi warga,” terangnya, Minggu (9/2).

Kendati sudah bisa dilewati dengan bergantian, pihaknya mengimbau pengendara agar berhati-hati karena jalan masih licin karena lumpur. Saat ini, pembersihan material longsor dilakukan dengan alat seadanya.

“Sudah bisa dilewati. Dan bersyukur tidak ada korban maupun kerugian atas kejadian tersebut,” pungkasnya.(dan)