Kadupandak Tiba-tiba Longsor

TUTUP JALAN: Material tanah, bebatuan dan pohon besar menutupi akses masyarakat di Desa Sindangsari, Kecamatan Kadupandak. FOTO: Polsek Kadupandak For Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com – Tidak ada hujan, namun material tanah di Jalan Lodaya RT2/RW1 Desa Sindangsari, Kecamatan Kadupandak longsor sekitar pukul 12:00 WIB, kemarin. Material bebatuan disertai tanah itu turun dari tebing setinggi kurang lebih 40 meter itu diperparah dengan adanya pohon tumbang yang melintang menutupi jalan.

Kapolsek Cidaun, AKP Deden mengungkapkan, kejadian tersebut sebelumnya tidak disebabkan hujan maupun angin. Longsor dengan material bebatuan serta tanah menimpa jalan dan pohon besar. “Tidak ada hujan dan tidak ada apa-apa sebelumnya, pohon besar itu jatuh dengan material longsoran berupa batu dan tanah,” ujarnya.

Sementara jalan yang tertutup material longsoran dan pohon tumbang hingga kemarin sudah bisa dilewati oleh kendaraan roda dua, namun untuk kendaraan roda empat belum bisa dilewati.

Namun, untuk evakuasi pohon besar masih dilakukan pemotongan beberapa bagian pohon. Tapi, pihaknya beserta masyarakat serta Babinsa masih menunggu gergaji mesin serta operatornya untuk evakuasi.

“Pohonnya terlalu besar. Jadi kita sedikit kesulitan untuk mengevakuasinya. Sekarang (kemarin, red) sedikit demi sedikit kita potong sambil menunggu gergaji mesin serta orang yang bisa mengoprasikannya,” tuturnya.

Untuk membersihkan material longsoran, alat berat dari Desa Sukasari akan didatangkan. Selain itu, saat evakuasi jalan Sukasari-Kadupandak, pihaknya pun melakukan pengalihan arus ke jalan alternatif ke arah Tanggeung. “Pengalihan sementara untuk kendaraan roda empat ke arah Jalan Tanggeung. Kemungkinan jalan akan kembali normal besok (hari ini, red) pagi, semoga saja malam ini selesai,” tutupnya.

(kim)