Buang Sampah Sembarangan di Sini, Anda Didoakan Mati

INGATKAN: Aktivis lingkungan Desa Cimacan ingatkan warganya supaya tidak buang sampah sembarang. FOTO: DADAN SUHERMAN/ RADAR CIANJUR

RADARCIANJUR.com – Sampah memang menjadi masalah dimana-mana. Minimnya tempat sampah dan rendahnya kesadaran pentingnya kebersihan, masih banyak warga seenaknya membuang sampah di tempat yang tidak semestinya dan di luar jadwal yang sudah ditentukan.

Salah satu cara yang dilakukan untuk mencegah warga tidak buang sampah sembarangan adalah dengan memasang spanduk imbauan. Bahkan, tulisan yang tertuang pun cukup keras.

Seperti spanduk imbauan di Dusun Satu RT 01 RW 02, Desa Cimacan yang berisi doa berbunyi: ‘Ya Allah cabut nyawa orang-orang yang membuang sampah tidak pada waktunya, karena kami cape memperingatkan orang-orang yang tidak beriman’.

Aktivis lingkungan Desa Cimacan, Kecamatan Cipanas, Rama Ariandi mengakui, masih banyak warga yang membuang sampah di luar jadwal yang telah disepakati bersama. Bahkan tak sedikit yang membuang bukan warga setempat.

“Intinya masyarakat Cimacan, khususnya Dusun Satu, lelah dengan urusan sampah yang tak ujung selesai. Gang kami jadi gang sampah yang gak ada solusi. Makanya kami inisiatif membuat peringatan seperti dalam spanduk itu,” terangnya, Senin (17/2).

Ia menyatakan, RT dan RW sejatinya telah sering kali berusaha bergerak dengan warga untuk penanganan sampah di wilayah itu. Akan tetapi, tetap saja masih banyak orang-orang yang membuang sampah seenaknya.

“Untuk warga di luar Dusun Satu, kami harapkan pengertiannya agar tidak membuang sampah di tempat itu,” tekan dia.

Rama menjelaskan, jadwal yang telah disepakati itu yakni setiap Senin sampai Kamis dilarang buang sampah. Jadi, bagi warga RT 01 dan 02 dijadwalkan hari Jumat. Sedang RT 01 RW 01 dijadwalkan hari Sabtu.

“Jadi kami pampang juga untuk mengingatkan warga supaya buang sampah sesuai jadwal itu,” jelasnya.

Diharapkan, warga sekitar memiliki sikap sadar akan lingkungan, terutama sampah yang akan berpengaruh terhadap banjir. Apalagi dengan kejadian yang kemarin yang menimbulkan kerugian buat semua.

“Mudah-mudahan dengan banner yang sedikit menusuk ini bisa menyadarkan masyarakat dan efek-efek negatif yang terjadi bisa diminimalisir. Kami juga berharap kades definitif yang akan datang bisa memberi solusi serta langkah-langkah tepat demi kemajuan Desa Cimacan,” pungkasnya.(dan)