Pelaku Pemerkosaan Siswi SMP di Naringgul : Saya Khilaf Pak

TAK TERPUJI: Pelaku pemerkosaan anak, YS mendekam di Polsek Naringgul setelah memperkosa R hingga hamil lima bulan. FOTO: JAY/ RADAR CIANJUR

RADARCIANJUR.com – Siswa SMP di Kecamatan Naringgul, R (17) terpaksa harus berhenti sekolah. Ia mengandung jabang bayi setelah diperkosa seorang petani berinisal YS (27). Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Cianjur berjanji, akan memperjuangkan R untuk tetap bisa mengikuti ujian nasioal (UN) dan mendapatkan ijazah kelulusan.

Ketua Harian P2TP2A Kabupaten Cianjur, Lidya Indayani Umar mengatakan, akan mendampingi korban sampai ke persidangan dan akan memperjuangkan hak-hak korban. “Untuk korban sendiri karena anak statusnya masih sekolah, kami akan perjuangkan untuk tetap bersekolah. Nanti kami akan berkordinasi dengan pihak sekolah supaya korban bisa mengikuti ujian nasional sampai menerima ijazah,” ujarnya.

Ia menambahkan, dalam hal mengantisipasi pencegahan tentang pelecehan seksual, narkoba, LGBT yang terjadi pada anak-anak, pihaknya akan berkordinasi guna melaksanakan kembali sosialisasi baik dengan pihak Dinas Pendidikan, sekolah-sekolah dan dinas terkait.

Selain itu, fungsi pengawasan dari orangtua juga harus lebih ditingkatkan dalam hal menjaga anak-anaknya. “Jangan hanya ketika terjadi permasalahan saja mereka mengadu, tapi orangtua juga harus lebih meningkatkan fungsi pengawasannya atau ketahanan keluarga,” pungkasnya.

Terkait permintaan dan penyelasan dari pelaku YS, Lidya menuturkan, tidak menjadi jaminan. Walapun permintan maaf sudah disampaikan oleh pelaku namun tetap proses hukum berjalan. Sebab menurut kami, pelaku sudah melakukan perbuatan yang keji terhadap anak tersebut,” ungkap Lidya.

Sang pelaku, YS (27) warga Kecamatan Naringgul menangis histeris dan mengaku khilaf karena sudah melakukan perbuatan pemerkosaan terhadap korban R yang masih di bawah umur. “Saya khilaf pak, saya menyesali atas perbuatan saya dan tidak akan mengulangi perbuatan seperti ini lagi,” katanya.

YS memohon maaf kepada keluarga istri dan anaknya serta keluarga korban atas perbuatan dirinya. “Saya mengakui melakukan perbuatan menyetubuhi R satu kali dengan secara memaksa,” sesalnya. (jay)