Polres Cianjur Tangkap Dua Pelaku WO Bodong, Tapi tak Ditahan, Kenapa?

SEPI: Tidak ada aktivitas berarti di rumah pemilik wedding organizer, B di Gang Anggrek RT1/RW9 Kelurahan Sayang pasca ramainya informasi penipuan WO bodong. Foto: Fadilah Munajat/ Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com – Dua pelaku kasus dugaan penipuan wedding organizer (WO) berinisial B (27) dan suaminya A (34) sudah ditangkap petugas Polres Cianju, kemarin. Namun, pemilik WO Highlevel tidak ditahan polisi karena kondisinya saat ini tengah mengandung dan beberap hari lagi hendak melahirkan.

Kapolres Cianjur, AKBP Juang Andi Priyanto mengatakan, saat diamankan, B dalam kondisi hamil tua dan akan melahirkan dalam beberapa hari lagi. Kondisi tersebut membuat polisi tak melakukan penahanan dalam proses pemeriksaan B. “Jadi beberapa hari lagi yang bersangkutan akan melahirkan, kondisi kemanusiaan ini membuat kami tak melakukan penahanan dalam proses pemeriksaannya,” ujarnya.

AKBP Juang menambahkan, belum ada penetapan tersangka dari hasil pemeriksaan B bersama dengan suaminya. “Belum, belum ada penetapan tersangka dari hasil pemeriksaan sementara ini,” kata Kapolres.

Menurut Kapolres, tim juga menyita beberapa surat dan dokumen dari kediaman B dan suaminya. “Ada beberapa surat dan nama WO yang diamankan sebagai barang bukti,” tuturnya.

Kondisi rumah pemilik WO di Gang Anggrek RT1/RW9 Kelurahan Sayang, Kecamatan Cianjur nampak sepi. Sebelumnya, beberapa warga sempat melihat kedatangan anggota kepolisian.

Ketua RT setempat, Amin S mengatakan, rumah tersebut sudah sepi sejak ramai berita di sejumlah media. Bahkan lampu rumah terkadang dibiarkan menyala hingga siang dan sore hari. “Tak ada yang mengenal dekat sosoknya. Saya hanya tahu bahwa B usaha dekorasi dan penyewaan alat pernikahan,” katanya, (18/2).

Menurut Amin, ramainya pemberitaan tentang B membuat semua warga sudah mengetahuinya. “Iya banyak warga yang mengetahui kasusnya, kami tak menyangka aja. Sebagai warga doa yang terbaik dan semua bisa terselesaikan saja,” kata Amin.

Ia mengatakan B dan keluarga dikenal sebagai keluarga terpandang di Gang Anggrek. “Dulu eyangnya anggota dewan, pada zaman orde baru dan ia juga turunan ningrat,” ujar Amin.

Kasatreskrim Polres Cianjur, Niki Ramdhani, membenarkan bahwa Satreskrim Polres Cianjur telah mengamankan B pemilik wedding organizer yang diduga telah menipu puluhan pasangan muda yang akan menikah. “Ya sudah kami amankan,” ujar Niki. (dil)