100 Wabin Lapas Cianjur ‘Diisolasi’

SIMBOLIS: Kepala Lapas Kelas II B Cianjur, Heri Aris menyematkan tanda warga binaan (wabin) yang akan direhabilitasi. FOTO: Hakim/ Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com – Lapas Kelas II B Cianjur akan melakukan rehabilitasi terhadap 100 orang warga binaan (wabin) bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Cianjur. 100 orang wabin tersebut akan dipisahkan dengan wabin lainnya.

Program rehabilitasi sosial tersebut dilaksanakan selama enam bulan bagi wabin yang tersangkut kasus narkoba. Proses tersebut dimulai sejak kemarin dengan awal dilakukan tes urin.

“Selama berjalan enam bulan, 100 wabin itu kita isolir dengan lima kamar dan tidak berhubungan dengan yang lain,” ujar Kalapas Kelas II B Cianjur, Heri Aris.

Tidak hanya ‘diisolasi’, selama proses rehabilitasi tersebut akan ada konseling dari Yayasan Mutiara Maharani. Setiap harinya, wabin tersebut akan dipantau secara khusus.

“100 wabin itu betul-betul harus ada perubahan untuk tidak kembali memakai narkoba. Harapan kita tentunya wabin serius mengikuti program ini,” tuturnya.

Sebelumnya, program rehabilitasi tersebut pernah dijalankan BNN RI sebanyak 1.000 napi di Lapas Narkotika Jakarta. Dari program tersebut, 1.000 orang terbebas dari narkoba. Sehingga program ini diterapkan oleh Dirjen Kemasyarakatan.

“Jika program ini berhasil, kemungkinan jumlahnya akan ditambah. Saat ini kita satu tahun sekali, sehingga tahun depan pun kita lakukan kembali terhadap 100 wabin,” paparnya.

(kim)