Gerindra Bingung Usung Calon, NasDem Cianjur Konsisten Dukung Petahana

Menuju Pendopo

RADARCIANJUR.com – DPC Partai Gerindra menanggapi dingin soal pengusungan PDI Perjuangan kepada Plt Bupati Herman dan Ketua Golkar Cianjur, Tb Mulyana Syahrudin. Kini, partai berlogo kepala Garuda ini nampaknya makin kebingungan mengusung kader atau kandidat calon bupati maupun calon wakil bupati.

Sekretaris DPC Gerindra Kabupaten Cianjur, Prasetyo Harsanto mengatakan, Gerindra masih mempunyai peluang koalisi dengan Golkar atau PDI Perjuangan. “Untuk Pilkada 2020, Gerindra bisa berangkat sendiri. Walaupun harapan kita ada koalisi,” katanya.

Meski belum memunculkan nama calon kandidat, namun Partai Gerindra akan mengumumkan bakal calon yang diusung pada April 2020 mendatang. “Belum ditentukan, kita masih meraba-raba sosok yang akan diusung,” pungkasnya.

Terkait moementum Herman Suherman dan Tb Mulyana yang telah mendapat rekomendasi DPD PDI Perjuangan Jabar dan DPP PDI Perjuangan, Pras justru menanggapi dingin.

Menurutnya, rekomandasi dari DPD atau DPP, belum bisa dikatakan final dan sewaktu-waktu dapat berubah karena politik itu dinamis. “Orang yang sudah nikah juga bisa cerai. Di politik pun bisa terjadi demikian. Jadi, pada saat nanti pendaftaran belum tentu mereka berangkat,” ujarnya.

DPD Partai NasDem kabupatenb Cianjur justru menanggapi santai. Didorongnya BHS dari partai dengan logo banteng bermoncong putih tersebut tidak mengganggu dukungan NasDem kepada orang nomor satu di Kabupaten Cianjur tersebut.

Wakil Ketua Bidang Hukum, HAM dan Advokasi DPD Partai Nadem Kabupaten Cianjur, Rustam Effendi mengatakan, partai akan tetap konsisten berdasarkan informasi dari DPW Partai Nasdem Jawa Barat. “Sekarang juga masih konsisten untuk dukungan. Itu berdasarkan informasi yang disampaikan DPW Partai Nasdem Jawa Barat,” ujarnya.

Meski demikian, akan ada mekanisme lanjutan yang akan dirancang oleh NasDem. Bahkan, DPD Partai Nasdem Kabupaten Cianjur pun diminta untuk bersabar. “Sepertinya akan ada mekanisme lanjutan dan kita semua diminta untuk bersabar hingga semua proses selesai dilakukan,” tuturnya. (dil/kim)