DA’I Ramaikan Jalur Independen Pilkada Cianjur

PERSEORANGAN: Pasangan DA'I serahkan berkas dukungan ke KPU Cianjur, kemarin (21/2). Foto:Fadilah Munajat/Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com -Pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Cianjur Dadan Supardan-Irvan Helmy Khadafi (DA’I) menyerahkan berkas dukungan ke KPU Cianjur, sebagai syarat pecalonan melalui jalur perseorangan, Jumat (21/2).

Bakal calon wakil Bupati Cianjur Irvan Helmy Khadafi mengatakan, kedatanganya ke KPU menyerahkan persyaratan dukungan sebanyak 130 ribu foto copy KTP.

“Saya berpasangan dengan bakal calon bupati Dadan Supardan,” ujar Irvan.

Irvan mengatakan, tekadnya ingin maju di Pilkada 2020, karena jika terpilih nanti ingin mengembalikan Kabupaten Cianjur ke kota agraris.

“Salah satu visi kami yaitu mengembalikan Cianjur menjadi kabupaten agraris atau wilayah yang terkenal dengan pertaniannya,” ungkap Irvan.

Menurutnya, keinginan pasangan DA’I ingin adanya perubahan Cianjur ke arah yang lebih baik.

“Saya dengan Dadan ada persamaan persepsi, kami memilih jalur perseorangan ingin mengembalikan Cianjur kepada wilayah agraris,” ujar Irvan.

Irvan melihat saat ini banyak alih fungsi lahan yang tak jelas. Maka visinya nanti ke warga Cianjur ingin mengembalikan fungsi wilayah yang berasal dari pertanian.

“Kami ingin menambah lahan pertanian mengoptimalkan sawah atau lahan pertanian yang ada, memanfaatkan lahan kritis juga di daerah Kabupaten Cianjur, program besarnya satu orang punya lahan pertanian satu hektare,” ucapnya.

Ketua KPU Cianjur, Selly Nurdinah mengatakan sampai dengan hari Jumat (kemarin,red) sudah ada dua orang calon perseorangan yang menyerahkan berkas dukungan ke KPU Cianjur.

“Sampai hari ini (kemarin,red) ada dua pasangan yang menyerahkan berkas dukungan, yakni pasangan Toha-Ade dan pasangan Dadan-Irvan,” kata Selly.

Dia mengatakan, hasil pemeriksaan berkas pertama, pasangan berkas pasangan Toha-Ade dikembalikan sementara untuk diperbaiki.

“Karena ada kekeliruan yang harus diperbaiki, kami kembalikan sementara untuk diperbaiki, kami juga menunggu hasil perbaikannya itu,” terang Selly.

Selly menyebutkan, ada lima orang yang mengambil password untuk mencalonkan diri dari perseorangan, dan dua sudah datang. “Saat ini tinggal tiga pasangan lagi yang belum mendatangi KPU Cianjur,” tambahnya.(dil)