Herman Suherman Minta BNNK Cianjur Buat Roadmap Penanggulangan Narkoba

AUDIENSI : Plt. Bupati Cianjur Herman Suherman menerima audiensi BNNK Cianjur di Pendopo Pemkab Cianjur, Jumat (21/4).

RADARCIANJUR.com – Plt. Bupati Cianjur Herman Suherman meminta Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Cianjur membuat roadmap penanggulangan penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Cianjur. Herman berharap dengan adanya roadmap tersebut, angka penyalahgunaan narkoba di Cianjur bisa ditekan.

“Saya ingin Pak Basuki (Kepala BNNK Cianjur) membuat roadmap penanganan penyalahgunaan narkoba. Saya ingin angka pengguna narkoba tidak bertambah lagi,” ujar Herman saat menerima audiensi BNNK Cianjur di Pendopo Pemkab Cianjur, Jumat (21/4).

Herman menegaskan dirinya berkomitmen untuk mendukung penuh upaya penanggulangan narkoba yang dilakukan BNN. Bahkan, kata Herman, dirinya sudah menginstruksikan kepada Kepala Desa dan Camat se-Kabupaten Cianjur untuk mendukung program BNN Desa Bersih Narkoba.

“Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Cianjur mendukung penuh program Desa Bersih Narkoba ini. Ini program bagus fokus pada pencegahan. Saya minta, lanjutkan!” kata Haji Herman.

“Saya juga telah menginstruksikan Kepala RSUD tingkat Kabupaten dan Puskesmas Kecamatan untuk membuka layanan gratis bagi pengguna narkoba untuk rehabilitasi,” kata Herman.

Herman menambahkan penanggulangan narkoba harus menjadi gerakan massif yang melibatkan masyarakat. Herman juga mengapresiasi kerja BNN Cianjur yang selama ini telah membantu Pemkab Cianjur dalam memberantas narkoba.

“Saya setuju penanggulangan narkoba bukan hanya tugas BNN tapi tugas bersama baik Pemerintah maupun masyarakat,” ujar Herman.

Dukungan penuh dari Herman ini diakui oleh Kepala BNN Kabupaten Cianjur AKPB. Dr. Basuki. Basuki mengatakan implementasi pelaksanaan Desa Bersih Narkoba di Cianjur sudah berjalan memakai dana APBD Cianjur dan Dana Desa.

“Bahkan bisa dibilang sudah mencapai berlebih ya dukungan dari Pak Bupati. Bupati juga sudah mengeluarkan Surat Edaran,” ujar Basuki.

Basuki menjelaskan dalam waktu dekat BNN dan Pemkab Cianjur akan berkolaborasi membuat sebuah regulasi di level desa.

“Selanjutnya tinggal Peraturan Desa kita akan buat. Karena Bupati menargetkan Cianjur bisa menjadi nomor satu sebagai daerah yang aktif mengupayakan penanggulangan narkoba,” kata Basuki.

Berdasarkan catatan BNN Cianjur, sebanyak 706 orang dari 2,3jt orang penduduk Cianjur yang terlapor menggunakan narkoba. Sebanyak 25 Kecamatan dari 32 Kecamatan terindikasi narkoba. Sedangkan Kecamatan yang terbebas narkoba di tahun ini ada penurunan dari 7 Kecamatan di tahun sebelumnya, menjadi 4 Kecamatan.

Sebelumnya, Pemkab dan DPRD Cianjur telah mengeluarkan Perda Nomor 3 Tahun 2019 Tentang Pencegahan dan Rehabilitasi Penyalahgunaan Narkotika, Psikotoprika dan Zat Adiktif Lainnya. (yaz/*)