Korban WO Bodong di Cianjur Bertambah

LAPORKAN: Salah satu vendor makeup atau tata rias yang menjadi korban dari Wedding Organizer (WO) HLC melaporkan kerugian ke Mapolres Cianjur kemarin. FOTO: Hakim/ Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com – Korban Wedding Organizer (WO) High Level Cianjur kembali mendatangi Polres Cianjur, Jumat (21/2). Salah satu korban merupakan Make Up Artist MUA) atau tata rias yakni Bian Make Up yang turut merugi dan tertipu oleh tersangka BJM (27) yang kini sudah ditangani Polres Cianjur.

Tidak hanya vendor make up saja, salah satu korban lainnya yang tidak ingin disebutkan namanya pun turut melaporkan dugaan penipuan BJM. Kedua korban turut didampingi ole kuasa hukum.

Tak sedikit kerugian yang diterima. Bian mengaku menderita kerugian hingga Rp26 juta. Sementara pihak klien merugi hingga kurang lebih Rp30 juta.

“Saudara BJM tidak membayar jasa saya untuk make up dan busana sekitar Rp26 juta selama delapan bulan sejak 23 Juli 2019,” ujar Bian.

Sebelumnya, komunikasi masih sering dilakukan. Namun, beberapa waktu yang lalu, BJM jarang melakukan komunikasi dengan pihaknya. Bahkan, BJM hanya sesekali membalas pesan dari Bian.

Pihaknya bertanya-tanya, selama bekerjasama dalam kurun waktu dua tahun, baru saat ini pihak HLC tidak profesional dalam melakukan kerjasama. Dirinya juga tidak mengentahui perihal permasalahan yang sedang dialami BJM.

“Kalau mengenai masalah pribadinya saya kurang tahu, tapi sebelumnya kan kita sudah banyak even yang ditangani bersama. Beberapa waktu ini malah kayak gini,” tuturnya.

Sementara itu, Kartini (45) salah satu tetangga BJM mengungkapkan, dirinya tidak menyangka dengan kasus yang menjerat wanita cantik tersebut. Penilaian dari tetangga, BJM selalu terlihat ramah dan seperti sama sekali tidak memiliki masalah.

“Kalau di kesehariannya baik sama tetangga dan juga ramah, kita enggak nyangka aja terkena kasus tersebut. Padahal keliatannya tidak ada masalah sama sekali,” ungkapnya.(kim)