Kedutaan Jepang Bangunkan Madrasah Darul Huda di Pacet

SIMBOLIS: Bupati Cianjur secara simbolis melakukan peletakan batu pertama tanda mulai dibangun madrasah Islam. FOTO: DADAN SUHERMAN/ RADAR CIANJUR

RADARCIANJUR.com -Madrasah Islam (MI) Darul Huda di Kampung Taman Jaya I RT 02 RW 10, Desa Gadog, Kecamatan Pacet, akan segera dibangun setelah secara simbolis dilakukan peletakan batu pertama.

Perwakilan Ketua Yayasan Darul Huda, Ali Al Bustom mengungkapkan, yayasan yang diprioritaskan bagi anak-anak kaum duafa dan yatim piatu ini sebelumnya terbilang cukup mengkhawatirkan.

Sebab, hanya memiliki ruang kelas bimbel dan terpaksa disekat. “Sebenarnya kami sudah beberapa kali mengajukan proposal bantuan dana. Baru tahun ini dari Jepang kami dapat bantuan,” ujarnya.

Ali mengatakan, secara optimal ruangan untuk MI ini yaitu enam kelas, enam ruang lain untuk enam rombel. Pihaknya memutuskan untuk mengajukan ke pemerintah Jepang supaya bisa mendapatkan bantuan. Walaupun dengan perjuangan yang cukup panjang yakni selama dua tahun.

“Tahun 2018, kami mencoba mengirimkan proposal bantuan dana ke kedutaan Jepang. September 2019 proposalnya di ACC, kurang lebih Rp1,1 Milyar,” jelasnya.

Ali mengatakan, dana tersebut merupakan dana dari hasil pajak masyarakat di Jepang. Jadi, selain untuk pembangunan, juga dana tersebut bisa digunakan untuk sosial dan pendidikan

“Mudah-mudahan sekolah ini lebih maju dan siap bersaing dari sekolah-sekolah lainnya,” tukasnya.

Plt Bupati Cianjur Herman Suherman apresiasi dan menyampaikan terima kasih dengan bantuan yang diberikan pemerintah Jepang.

“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Cianjur mengucapkan terima kasih, salah satu sekolah di Gadog ini bisa mendapat bantuan. Mudah-mudahan ini juga bisa membantu pemerintah dalam rangka membangun seluruh madrasah yang ada di Cianjur,” tuturnya.

Herman menyerukan, untuk perusahaan-perusahaan lainnya, Pemkab akan meminta CSR-nya untuk membangun sekolah. Karena ia menilai, pembangunan sekolah kalau oleh tangan pemerintah daerah sendiri, sangat berat dengan luas. Karena di Cianjur ini cukup banyak.

“Kami punya rekan para pengusaha kiranya dalam membangun apapun di Cianjur, harus ada CSR-nya untuk membangun sekolah,” tambahnya.(dan)