Dua Pasangan Perseorangan Sukses Kumpulkan Syarat Dukungan

SUDAH KONSEKUENSI: Pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Cianjur Muhammad Toha-Ade Sobari menyerahkan persyaratan ke KPUD Cianjur. Foto: Fadilah Munajat/ Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com – Bakal pasangan calon (bapaslon) dari perseorangan yang akan menjadi kandidat di pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020 telah memberikan berkas dukungan. Pada hari Minggu (23/2) atau injury time, sudah tiga bapaslon yakni M Toha-Ade Sobari, Dadan Supardan-Irfan Helmi Khadafi dan Hadi Mudihin-Dedy Suryadi sudah menyerahkan berkas dukungan perseorangan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Cianjur.

Dari ketiga bapaslon tersebut, dua bapaslon diantaranya yakni M Toha-Ade Sobari dan Dadan Supardan-Irfan Helmi Khadafi,setelah dilakukan penghitungan dan pengecekan oleh KPU Kabupaten Cianjur, dokumen dukungan dan sebarannya telah memenuhi syarat jumlah batas minimal dan dinyatakan diterima untuk kemudian dokumen dukungan dari kedua bapaslon tersebut akan dilanjutkan ke tahapan selanjutnya yakni verifikasi administrasi dan verifikasi faktual.

PERSEORANGAN: Pasangan DA’I serahkan berkas dukungan ke KPU Cianjur, kemarin (21/2). Foto:Fadilah Munajat/Radar Cianjur

Sementara itu dokumen dukungan dari bapaslon Hadi Muhidin-Dedy Suryadi, setelah dilakukan penghitungan dan pengecekan jumlah dukungannya B1 KWK tidak memenuhi batas minimal syarat dukungan, meskipun jumlah sebarannya memenuhi syarat. Selain itu juga, terdapat ketidak sesuaian jumlah antara jumlah dukungan B1 KWK dengan jumlah B1.1 KWK dan B2 KWK yang memenuhi syarat. Sehingga dokumen tersebut tidak memenuhi syarat untuk dilanjutkan ke tahap selanjutnya yakni verifikasi administrasi dan verifikasi faktual.

“Jadi kemarin di hari terakhir, bapaslon Hadi Muhidin-Dedy Suryadi telah menyerahkan berkas dukungan perseorangan. Setelah dilakukan penghitungan dan pengecekan, dokumen B.1-KWKnya tidak memenuhi jumlah batas minimal syarat dukungan, meskipun jumlah sebaran dukungannya di atas jumlah minimal sebaran. Selain itu, antara jumlah dokumen B.1 KWK, jumlah B.1.1 KWK dan jumlah B.2 KWKnya tidak terdapat kesesuaian jumlah. Oleh karena itu dokumen dukungannya tidak memenuhi syarat dan statusnya ditolak,” ujar Ketua KPU Kabupaten Cianjur, Selly Nurdinah.

Pasalnya, Bapaslon Hadi Muhidin-Dedy Suryadi menyerahkan berkas dukungannya di hari terakhir penyerahan syarat dukungan, maka tidak ada kesempatan waktu lagi untuk menambahkan dan menyerahkan kembali kekurangan berkas atau dokumen yang ada.

Total dukungan dari bapaslon yakni M Toha-Ade Sobari 119.585 dan Dadan Supardan-Irfan Helmi Khadafi 109.610. Untuk Hadi Muhidin-Dedy Suryadi sebanyak 111.685 dari data silon yang diupload oleh bapaslon, namun saat dilakukan pengecekan fisik B1 KWK berjumlah 45.085 dan B1.1 KWK kurang lebih 92.529 oleh KPU Kabupaten Cianjur. Sehingga hal tersebut dianggap tidak sesuai dan tidak memenuhi syarat.

Selly menambahkan, untuk tahapan selanjutnya, dokumen dukungan yang dinyatakan kurang setelah verifikasi administrasi dan faktual. Bapaslon harus menyerahkan kembali berkas dukungan dua kali lipat dari jumlah kekurangan.

“Nanti, kan di tahapan selanjutnya dilakukan verifikasi administrasi dan faktual, kalau ada yang kurang, bapaslon harus menyiapkan dan mengantisipasi kekurangan berkas dukungan dua kali lipat berkas dari jumlah kekurangan,” ungkapnya. (kim)