Korpri Cianjur Dinilai Tak Netral

Korpri

RADARCIANJUR.com – Di media sosial beredar video berdurasi sekitar tujuh menit yang berisi sambutan Ketua Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Kabupaten Cianjur, Cecep Alamsyah, di sebuah acara apel ASN sempat beredar.

Dari serangkaian pesan terdapat kalimat penjabaran mengenai sosok Plt Bupati Cianjur H Herman Suherman (BHS). Video tersebut sempat beredar juga di kalangan warga Cianjur.

Dugaan penggiringan untuk memilih sosok yang disebut dalam sambutan menyeruak. Pasalnya saat ini Kabupaten Cianjur menghadapi Pilkada.

Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Cianjur, Cecep Alamsyah, membenarkan bahwa dalam acara tersebut dirinya telah mengajak anggota Korpri di lingkungan Pemkab Cianjur untuk mendukung Herman Suherman pada Pilkada nanti.

“Dalam ketentuan Undang-undang Pemilu Korpri harus netral, tapi Korpri punya hak pilih, beda dengan netralitas TNI dan Polri yang tak mempunyai hak pilih,” kata Cecep saat ditemui di kantornya, Kamis (27/2).

Menurutnya, atas dasar itu maka Korpri berkepentingan untuk mengambil peran dalam menentukan pimpinan ke depan.

Sedangkan netralitas yang tercantum dalam kode etik adalah dalam kontek pelaksanaan tugas dalam melayani masyarakat, dimana ASN jangan membedakan pelayanan atas dasar suku, agama, ras, dan antar golongan.

“Saya memberi pesan kepada masing-masing ASN, karena punya hak pilih maka harus ada dasar untuk memilih karena akan menentukan Cianjur ke depan,” ujar Cecep.

Ia menyebutan, ASN harus punya pandangan, sambutannya lebih kepada pesan agar ASN memiliki kriteria dalam memilih.

“Saya sebagai Ketua Korpri mengajak teman-teman menggunakan hak politik dari cara pandang yang benar-benar hasil pemikiran untuk kepentingan Cianjur ke depan,” ungkapnya.

Netralitas Korpri yang dijalankan saat ini dalam konteks pelayanan publik seperti sikap jangan rasis.

“Jadi bukan dalam konteks politik, peran kami sudah diatur dalam Undang-undang sendiri seperti tak boleh memihak calon pasangan,” ujarnya.

Cecep menambahkan, pihaknya tak akan mencari anggota Korpri yang merekam video karena ia menghargai perbedaan yang ada di tubuh Korpri.

“Saya tak akan mencari orang yang merekam video, itu terlepas dengan keyakinan masing-masing, wajar kalau ada perbedaan,” tambahnya.(dil)