Stok Bawang Putih Makin Tipis

ANTUSIAS: Terlihat antusiasme para konsumen untuk membeli bawang putih dengan harga cukup murah. FOTO: DADAN SUHERMAN/ RADAR CIANJUR

RADARCIANJUR.com – Pemerintah Kabupaten Cianjur melalui Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) bekerja sama dengan Satgas Pangan Provinsi Jawa barat menggelar operasi bawang putih murah di sejumlah pasar.

Hal ini dilakukan guna menekan harga komoditas tersebut yang sejak beberapa pekan belakangan mengalami lonjakan harga hingga dua kali lipat.

Salah satunya seperti yang dilakukan di Pasar Rakyat Cipanas, Kamis (27/2). Dalam operasi pasar tersebut, bawang putih dihargai Rp28.000 per kilogram.

Kepala Diskoperindag Kabupaten Cianjur, Tohari Sastra menjelaskan, operasi pasar ini salah satu upaya menekan agar harga bawang putih kembali normal.

“Ada dua titik operasi, yakni di Pasar Induk Cianjur dan Pasar Cipanas. Itu sama-sama kami sediakan delapan ton. Jadi jumlah sekitar 16 ton untuk hari ini,” terangnya, ditemui di Pasar Cipanas.

Diakuinya, harga bawang putih di Ciajur saat ini masih cukup tinggi, berkisar di atas Rp50.000 per kilogram. “Alhamdulillah direspon baik Disperindag Provinsi melalui Satgas Pangan. Mudah-mudahan ini menjadi barometer untuk pasar lain yang ada di Cianjur,” katanya.

Saat ini, lanjutnya, stok bawang putih di Jawa Barat masih terbatas. Maka upaya ini diharapkan bisa efektif dan bisa menekan harga lebih stabil di angka Rp25 sampai Rp30 ribu per kilogram.

“Kita lihat nanti, kalau harga komoditas lain melonjak, maka kita akan berusaha untuk menyampaikan lagi laporan ke Provinsi Jabar maupun ke pusat. Hanya sementara ini baru operasi bawang putih saja,” ungkapnya.

Jelang puasa dan lebaran nanti, diharapkan seluruh harga bahan pokok tidak mengalami lonjakan yang signifikan dan tidak merepotkan masyarakat dan konsumen pasar.

“Mudah-mudahan kedepan masyarakat bisa membeli sembako dan kebutuhan lainnya sesuai dengan harga yang pantas dan normal,” pungkasnya.(dan)