Wagub Jabar Minta Hapus Bank Emok

Wakil Gubernur Jawa barat Uu Ruzhanul Ulum

RADARCIANJUR.com – Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum menyoroti maraknya rentenir atau bank emok berkedok koperasi yang berkeliaran di Jawa Barat, termasuk di Cianjur.

Orang nomor dua Jawa Barat itu meminta agar para ulama di kampung dan pedesaan memberikan pemahaman lebih mendalam tentang keagamaan dan bahaya dari perilaku riba.

“Sebanyak apapun rentenir berkeliaran di daerah-daerah, kalau masyarakat sudah memiliki pemahaman agama yang kuat, insya Allah masyarakat akan terhindar,” kata pria yang akrab disapa Kang Uu di salah satu hotel, di Pacet, Kamis (12/3).

Uu menegaskan, praktik riba, dengan kedok dan wajah apapun, jelas dilarang karena bertentangan dengan ajaran agama Islam. “Namanya juga pinjam meminjam, itu sebagian besar ada unsur ribanya, dan jelas hukumnya haram,” katanya.

Untuk menghindari praktik riba yang sudah banyak terjadi, lanjutnya, Pemprov Jawa Barat telah mempersiapkan salah satu program yang bisa dimanfaatkan masyarakat. Yakni program pinjaman tanpa bunga dan agunan yang dinamakan Kredit Mesra (Masyarakat Ekonomi Sejahtera).

Sayangnya, program pembiayaan yang dinamakan ‘Kredit Mesra’ itu belum booming seperti program pembiayaan lainnya. “Kalau masyarakat yang butuh permodalan, beritahu agar ikut Kredit Mesra. Makanya program ini harus disosialisasikan lagi biar semua masyarakat tahu,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Cipanas terpilih, Agus Syahputra berkomitmen mencegah praktik riba dengan solusi pemberian modal usaha tanpa bunga untuk Desa Cipanas.

“Insya Allah kedepannya saya bersama para perangkat kadus, RW dan RT serta para alim ulama akan membuat kesepahaman dan solusi yang baik, agar masyarakat terhindar dari praktik riba,” ujarnya.(dan)