Soal ODP Cikancana Berbaur dengan Warga, Pihak Puskesmas Gekbrong Bilang Begini!

Puskesmas Gekbrong. (foto:Fadil/Radar Cianjur)
Puskesmas Gekbrong. (foto:Fadil/Radar Cianjur)

RADARCIANJUR.com-Terkait pernyataan Kepala Desa Cikancana, Kecamatan Gekbrong, Deden Saeful Rohmat keluhkan minimnya penyuluhan dari puskesmas terhadap Orang Dalam Pemantauan (ODP).

Bahkan, menurutnya, pihak Puskesmas sama sekali tidak pernah mengunjungi ODP yang ada di Cikancana.

Pihak Puskemas melalui Kepala Puskesmas Gekbrong Ratna Wintarsih mengaku jika tim medis Puskesmas Gekbrong, belum memiliki Alat Pelindung Diri (APD) yang memenuhi standar, sehingga mempunyai resiko besar jika harus kontak langsung dengan ODP.

“Kita was-was dan harus hati-hati untuk kunjungan ke rumah pemudik dari zona merah dikarenakan APD kita saat ini belum betul-betul menenuhi standar,” kata Ratna kepada Radar Cianjur, Rabu (1/4/2020).

Sebelumnya Deden mengatakan, jika ODP di desanya masih minim pengetahuan soal pemberlakuan isolasi diri selama 14 hari bagi mereka yang datang dari daerah zona merah.

Lanjut Deden, 10 orang ODP yang ada di Desa Cikancana, merupakan warga yang baru saja pulang bekerja dari zona merah.

“Karena kurang pengetahuan, ODP yang seharusnya menjalankan isolasi mandiri, malah tidak melakukanya,” ungkap Deden.(dil)