WFH PNS Cianjur Akan Diperpanjang Hingga Lebaran?

Kepala BKPPD Kabupaten Cianjur, Budi Rahayu Toyib.(foto:dok)
Kepala BKPPD Kabupaten Cianjur, Budi Rahayu Toyib.(foto:dok)

RADARCIANJUR.com – Melakukan pekerjaan di rumah atau work from home (WFH) disaat wabah virus corona bagi pegawai negeri sipil di Kabupaten Cianjur akan diperpanjang. WFH tersebut hingga 21 April 2020 dan bahkan kemungkinan hingga lebaran.

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Cianjur, Budi Rahayu Toyib mengatakan, perpanjangan WFH kemungkinan akan diperpanjang hingga lebaran.

“Teknisnya untuk pelaksanaan mekanisme WFH sebagaimana surat edaran Bupati, kami sudah keluarkan surat edaran perpanjangan sampai 21 April. Kalau memang situasinya masih seperti ini, kami perpanjang lagi sampai akhir lebaran,” ujarnya.

Lanjutnya, pihaknya sudah menyampaikan dalam surat edaran bahwa mekanisme kerja, mereka bekerja sesuai fungsi hanya yang membedakan adalah tempatnya saja.

“Maksudnya jika ada tugas tertentu misalnya pengawas fungsional dan pelaksana, mereka mengerjakan di rumah nanti hasilnya disetorkan ke atasannya,” terangnya.

Hanya untuk pejabat tinggi pratama, mereka melakukan mekanisme flexible working arrangement (FWA), artinya bisa memanfaatkan kantor atau rumahnya masing-masing.

“Hanya memang karena beberapa perangkat daerah merupakan unit kerja pelayanan, mereka harus mengatur kerja mereka berdasarkan sistem sif. Yang tidak boleh itu seperti rumah sakit, pelayanan puskesmas, kalau yang lainnya macam perizinan, Bappeda, itu bisa melalui online seperti pembayaran pajak dan pembayaran izin,” ungkapnya.

Budi mengimbau kepada para pegawai ketika melakukan kerja di kantor harus memperhatikan protokol-protokol kesehatan dan keselamatan.

“Kami sudah wajibkan semuanya memakai masker, dan diwajibkan ada tempat cuci tangan. Insya Allah kalau pekerjaan tidak akan terganggu, kecuali kalau ada hal-hal tertentu. Kan tetap yang namanya pegawai bicaranya regulasi, kalau kita tidak kerja masyarakat diurus sama siapa,” jelasnya.

Ia menambahkan, kemungkinan beberapa waktu pihaknya akan ada pertemuan, kemudian yang hadir akan diperkecil dan tetap menggunakan ruangan yang besar untuk jaga jarak.

(kim)